IHSG Makin Menghijau, Rupiah Belum Beranjak dari Zona Merah
Rabu, 12 April 2017 - 12:42 WIB
IHSG Makin Menghijau, Rupiah Belum Beranjak dari Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini masih belum beranjak dari zona merah alias masih melempem. Kondisi rupiah siang ini di tengah semaking menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I menunjukkan tren negatif di level Rp13.285/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.280/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.275-Rp13.313/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, juga memperlihatkan penyusutan rupiah siang ini yang berada di level Rp13.292/USD. Kondisi ini melemah dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.278/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.288USD atau masih lesu dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.281/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.286-Rp13.305/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.298/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.282/USD.
Di sisi lain, IHSG pada perdagangan sesi I semakin bergerak menguat ke level 5.643,87 setelah naik 15,94 poin atau setara dengan 0,28%. Pada pagi tadi bursa Tanah Air dibuka naik 6,96 poin atau 0,12% ke level 5.634,90 dan kemarin ditutup melemah 16,37 poin atau 0,29% ke level 5.627,93.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini hampir semuanya terapresiasi. Di mana sektor dengan penguatan tertinggi yakni sektor properti yang naik 2,08% dan sektor yang melemah terdalam adalah perdagangan melemah 0,50%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,33 miliar dengan 9,17 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,15 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp1,72 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,88 triliun. Tercatat 186 saham naik, 115 turun dan 155 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI).
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I menunjukkan tren negatif di level Rp13.285/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.280/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.275-Rp13.313/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, juga memperlihatkan penyusutan rupiah siang ini yang berada di level Rp13.292/USD. Kondisi ini melemah dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.278/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.288USD atau masih lesu dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.281/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.286-Rp13.305/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.298/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin yang berada di level Rp13.282/USD.
Di sisi lain, IHSG pada perdagangan sesi I semakin bergerak menguat ke level 5.643,87 setelah naik 15,94 poin atau setara dengan 0,28%. Pada pagi tadi bursa Tanah Air dibuka naik 6,96 poin atau 0,12% ke level 5.634,90 dan kemarin ditutup melemah 16,37 poin atau 0,29% ke level 5.627,93.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini hampir semuanya terapresiasi. Di mana sektor dengan penguatan tertinggi yakni sektor properti yang naik 2,08% dan sektor yang melemah terdalam adalah perdagangan melemah 0,50%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,33 miliar dengan 9,17 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,15 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp1,72 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,88 triliun. Tercatat 186 saham naik, 115 turun dan 155 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI).
(izz)
Lihat Juga :