Impor Yogyakarta Melonjak hingga 70,82%

Minggu, 16 April 2017 - 15:05 WIB
Impor Yogyakarta Melonjak...
Impor Yogyakarta Melonjak hingga 70,82%
A A A
YOGYAKARTA - Impor Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di awal 2017 mengalami lonjakan dibanding dengan awal tahun sebelumnya. Kenaikan impor banyak terjadi dari Hong Kong, Sri Lanka, Korea Selatan, India dan Tiongkok. Kenaikan terbesar justru terjadi dari Sri Lanka.

Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat, secara kumulatif, impor DIY selama dua bulan pertama tahun 2017 kemarin melonjak dibanding dengan impor dua bulan pertama 2016.

Berdasarkan data BPS, terjadi kenaikan impor selama Januari dan Februari 2017 sebanyak 70,82% dibanding periode Januari dan Februari 2016. "Memang ada peningkatan dibanding periode tahun sebelumnya," ujarnya, Yogyakarta, Minggu (16/4/2017).

Kenaikan tersebut terjadi karena ada lonjakan impor dari Sri Lanka sebesar 426,63%. Di samping itu, impor asal Tingokok naik 192,29%, impor dari Hong Kong juga naik 175,02%, India naik sebesar 129,55% dan impor 53,93% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Mendag Sebut Top 10...
Mendag Sebut Top 10 Destinasi Ekspor Utama RI Tumbuh 71,65%
Ekspor Nonmigas Maret...
Ekspor Nonmigas Maret Cetak Rekor, Mendag: Bukti Perbaikan Ekonomi
6 Barang Paling Banyak...
6 Barang Paling Banyak Diimpor Indonesia dari Israel di 2024
China Percantik Data...
China Percantik Data Ekspor, Kredibilitas Dipertanyakan
Membaiknya Ekspor-Impor...
Membaiknya Ekspor-Impor Tandai Pulihnya Ekonomi Domestik
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
29 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved