Jangkau Papua, TMAS Jadikan Ambon Pelabuhan Hub

Senin, 17 April 2017 - 13:31 WIB
Jangkau Papua, TMAS...
Jangkau Papua, TMAS Jadikan Ambon Pelabuhan Hub
A A A
JAKARTA - Dalam upaya semakin memperluas konektivitas dan peningkatan jumlah jadwal keberangkatan kapal antarpulau, PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) juga terus melakukan pembukaan rute pelayaran.

(Baca: Pelayaran Tempuran Ambil Bagian Proyek Tol Laut Jokowi )

Sampai Maret 2017, telah dibuka 32 pelabuhan, dengan pengembangan rute pendulum service yaitu service S4 dan service A3. Service S4 yang memiliki rute Belawan-Jakarta-Surabaya-Makassar-Bitung-Palu-Makassar, dilayani empat buah kapal, dan Service A3 yang memiliki rute Belawan-Jakarta-Surabaya-Makassar-Ambon, akan dilayani tiga buah kapal mulai akhir kuartal pertama 2017.

Untuk menjangkau wilayah Papua, TMAS juga telah menjadikan Ambon sebagai pelabuhan hub atau pengumpan agar distribusi barang-barang ke Papua semakin lancar. Sehingga, perekonomian bisa tumbuh.

"Ini program pemerintah kalau enggak dijalankan pertumbuhan ekonomi stagnan kalau pelabuhan bisa masuk kalau barang bisa sampai di sana pelabuhan atau kota di sana bisa tumbuh," ujar Managing Director Temas Line Faty Kusumo di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,02% dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Maluku dan Papua tercatat sebesar 13%. TMAS melihat bahwa proyek-proyek pengembangan infrastruktur secara luas dan ditambah dengan populasi penduduk Indonesia yang sangat besar.

Ini tentu saja memerlukan jalur pendistribusian barang yang menyeluruh, mengingat Indonesia adalah negara kepulauan yang dihubungkan lautan. Perusahaan optimistis dengan kapasitas armada yang ada, dalam beberapa tahun ke depan akan signifikan menggenjot pendapatan.

"Supaya pelabuhan di Indonesia bisa dijangkau, pelabuhan tumbuh dulu. Indonesia bicara populasi tinggi dan kebutuhan sehari-hari masih banyak, kalau pertumbuhan GDP 5,02% tapi daerah Maluku, Papua pertumbuhan 13% tapi secara volume enggak sebesar itu," tutur Faty.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Keterbatasan Pasokan...
Keterbatasan Pasokan Emas di Tengah Harga Tinggi, Begini Kata Pengamat
Rekor, Penjualan Emas...
Rekor, Penjualan Emas Antam Capai Rp25,94 Triliun di 2021
Silau Man! Antam Raup...
Silau Man! Antam Raup Rp19 Triliun dari Jualan Emas di 2020
Prospek Emas Makin Berkilau,...
Prospek Emas Makin Berkilau, HRTA Perluas Pasar Ekspor
Bidik Jadi Market Leader,...
Bidik Jadi Market Leader, HRTA Tingkatkan Efisiensi dan Sinergi Operasional
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
19 menit yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
45 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
52 menit yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
1 jam yang lalu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
1 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel akan...
Militer Israel akan Jadikan Tepi Barat seperti Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved