Menperin Dorong Revolusi Industri Lewat Kemajuan Teknologi

Selasa, 18 April 2017 - 13:46 WIB
Menperin Dorong Revolusi...
Menperin Dorong Revolusi Industri Lewat Kemajuan Teknologi
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya akan mendorong beberapa sektor dalam pengembangan revolusi industri lewat konektivitas antara manusia, mesin dan sumber daya alam melalui kemajuan teknologi. Beberapa di antaranya yakni di sektor automotif, elektronik dan makanan minuman.

Seperti diketahui, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang menyusun strategi pengembangan industri dalam rangka menuju revolusi industri keempat atau industry 4.0. Pada revolusi industri ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas antara manusia, mesin dan sumber daya alam melalui teknologi informasi dan komunikasi.

"Yang didorong biasanya kan yang butuh perbaikan konsep produksi di assembly line, itu terkait produk-produk elektronik atau automotif. Itu sektor pertama yann manfaatkan itu. Kedua sektor makanan minuman. Karena dia bisa straight to proccesing. Dari mulai pencampuran sampai finishing product, itu continue," jelasnya di Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Demikian pula untuk industri kimia, lanjut dia, industri tersebut otomatisasinya tinggi. Bisa dilihat dari proses revinery di control room.

"Jadi di control room itu sudah tidak ada lagi pekerja yang produksi melalui pompa atau klep. Itu enggak ada. Semua dilakukan secara otomatisasi," imbuhnya.

Airlangga menuturkan, dulu di control room, fisik barang dan orang yang mengawasi harus ada lengkap. Namun, sekarang sudah bisa dikontrol dengan teknologi lainnya.

"Bisa dipantau lewat laptop, PDA atau smartphone. Dengan demikian ruangan control room yang kompleks akan bisa lebih disederhanakan," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenperin Terus Kawal...
Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri
8 Persoalan Ini Bikin...
8 Persoalan Ini Bikin Pelaku Industri Puyeng Selama Pandemi
Hadapi New Normal, Kemenperin...
Hadapi New Normal, Kemenperin Berbenah Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri
PMI Agustus Tembus Level...
PMI Agustus Tembus Level 50, Apakah Tanda Industri Manufaktur Mulai Pulih?
Setahun Jokowi-Ma’ruf,...
Setahun Jokowi-Ma’ruf, Hilirisasi Industri Diklaim Semakin Optimal
Sektor Industri Masih...
Sektor Industri Masih Jadi Magnet Investasi, Serap Rp129,6 T di Semester I 2020
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
8 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
8 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
9 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
9 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
9 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
10 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved