PMI Agustus Tembus Level 50, Apakah Tanda Industri Manufaktur Mulai Pulih?

Selasa, 08 September 2020 - 15:53 WIB
loading...
PMI Agustus Tembus Level...
Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia di bulan Agustus yang berada pada level 50,8 diyakini menunjukan bahwa industri manufaktur sedang mengalami pertumbuhan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih mengungkapkan, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur I ndonesia di bulan Agustus berada pada level 50,8. Hal ini terang dia, menunjukan bahwa industri manufaktur sedang mengalami pertumbuhan.

(Baca Juga: Indeks Manufaktur Meningkat, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik dari Thailand dan Malaysia )

"Hal ini merupakan indikator yang baik, karena tumbuh di atas level 50 menandakan industri manufaktur kita mulai pulih," kata Gati dalam diskusi IDF Bappenas secara virtual, Selasa (8/9/2020).

Dengan capaian positif tersebut, Gati mendorong pelaku industri agar dapat menggejot produksi manufaktur untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun global. "Karena kenaikan lebih dari level 50 sebagai indikator untuk peningkatan produksi dan penyerapan tenaga kerja, khususnya untuk IKM lebih banyak lagi," jelasnya.

(Baca Juga: Perdana Sejak Februari, Ekspansif Bisnis Perusahaan Manufaktur Bergerak Cepat )

Ia juga menyampaikan, untuk mendongkrak kinerja industri khususnya IKM, Kemenperin telah meluncurkan berbagai program untuk menunjang pengembangan IKM di tengah pandemi. Di antaranya pelatihan dan seminar online, restrukturisasi mesin/peralatan IKM, program Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) pasca pandemi Covid-19 dan kampanye Program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang aktif digelar oleh berbagai kementerian dan lembaga terkait.

"Lewat BBI ini sudah ada 1,6 juta pelaku IKM dan UMKM yang sudah go digital. Kita harapkan jumlah ini terus meningkat ke depannya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Koelnmesse dan AMARA...
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Soal Pengadaan 105.000...
Soal Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Evita: Momentum Perkuat Manufaktur Nasional
Rekomendasi
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Infografis
Kenali Tanda Apakah...
Kenali Tanda Apakah Kamu Mengalami Kelelahan Mental
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved