Gasifikasi Batu Bara, Industri Kecil Bisa Hemat BBM 60%

Jum'at, 21 April 2017 - 16:41 WIB
Gasifikasi Batu Bara,...
Gasifikasi Batu Bara, Industri Kecil Bisa Hemat BBM 60%
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, industri kecil dan menengah (IKM) bisa menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebesar 60% dengan program gasifikasi batu bara (gasmin). Program tersebut adalah salah satu inovasi yang diluncurkan Kementerian ESDM dengan menggunakan alat pembuat gas batu bara bersih untuk IKM.

‎Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengungkapkan, program ini juga membantu daerah-daerah yang belum tersambung jaringan gas (jargas) atau daerah dimana industri kecilnya masih menggunakan kayu bakar sebagai sumber energinya. "‎Dengan adanya gasifikasi batu bara ini, lebih bersih batu baranya, bisa hemat sampai 60%. Untuk industri kecil, hemat 60% itu besar," katanya di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Ke depannya, Kementerian ESDM bahkan berencana menciptakan reaktor gas berbentuk cluster untuk penduduk-penduduk yang belum tersambung jargas. Untuk saat ini, kata mantan Menteri ESDM ini, pihaknya masih melakukan kajian mengenai nilai keekonomian dari alat tersebut. "Nanti kita kaji keekonomiannya, berapa biaya pembuatan, segi penghematannya," imbuh dia.

Kepala Balitbang Kementerian ESDM Sutijastoto menambahkan, gasifikasi batu bara tersebut juga merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Menurutnya, kualitas bahan bakar dengan gasifikasi batu bara tersebut tidak jauh berbeda dengan BBM.

"‎Gasifikasi itu apinya itu mirip dengan BBM, kalau batubara biasa beda. Untuk percontohankita sudah lakukan di Jogja. Wilayah yang tidak memiliki sumber daya, kalau batubara dibuat gas tidak perlu bangun jaringan," tandasnya.

Gasifikasi sendiri adalah proses perubahan bahan bakar padat secara termokimia menjadi gas di mana udara yang diperlukan lebih rendah dari udara yang digunakan untuk proses pembakaran. Selama proses gasifikasi reaksi kimia utama yang terjadi adalah endotermis (memerlukan panas dari luar selama proses berlangsung).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Indonesia untuk PLTU Tahun 2022
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Krisis Batu Bara Sudah Berlalu
Lampaui Target, Realisasi...
Lampaui Target, Realisasi Produksi Batu Bara Capai 775 Juta Ton di 2023
Harga Batu Bara DMO...
Harga Batu Bara DMO Lebih Murah, Kementerian ESDM: Ini Haknya Rakyat
Gasifikasi Jadi Tumpuan...
Gasifikasi Jadi Tumpuan Bisnis Baru Perusahaan Batu Bara
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Tahun Depan Diproyeksikan Capai 172 Juta
Berita Terkini
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
14 menit yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
55 menit yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
1 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
1 jam yang lalu
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
2 jam yang lalu
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
2 jam yang lalu
Infografis
Benarkah Menahan Buang...
Benarkah Menahan Buang Air Kecil Sebabkan Batu Ginjal?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved