Jokowi Buka Kongres Ekonomi Umat yang Digelar MUI

Sabtu, 22 April 2017 - 16:37 WIB
Jokowi Buka Kongres...
Jokowi Buka Kongres Ekonomi Umat yang Digelar MUI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini membuka Kongres Ekonomi Ummat yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kongres ini digelar guna memberikan sumbangsih terhadap perekonomian di Tanah Air.

Dalam sambutannya, Jokowi mengungkapkan bahwa Indonesia patut bersyukur karena di tengah kondisi ekonomi dunia yang kurang membaik, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dalam kondisi yang baik.

"Ekonomi dunia saat ini berada pada posisi yang tidak baik. Kesulitan saat ini hampir terjadi di mana-mana. Tapi ekonomi kita saat ini alhamdulillah 2016 sebesar 5,02%. Ini patut kita syukuri. Kita peringkat ketiga setelah India dan Tiongkok. Ini kita patut kita syukuri," katanya di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (22/4/2017).

Namun, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, pertumbuhan ekonomi di Tanah Air belum dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat. Meskipun indeks gini rasio sedikit mengalami penurunan, namun Jokowi menginginkan agar kedepannya semakin menurun sehingga kue ekonomi tidak hanya dirasakan oleh segelintir masyarakat.

"Memang 5,02% itu yang nikmati siapa. Terkait gini rasio, saat ini 0,397. Kalau dibandingkan tahun sebelumnya ini tutur sedikit demi sedikit. Tapi kita ingin turun lebih banyak lagi," tuturnya

Sementara itu, Ketua Bidang Ekonomi MUI Lukmanul Hakim menyatakan bahwa Indonesia saat ini menduduki posisi keenam untuk tingkat ketimpangan. Bahkan 1% orang Indonesia menguasai 49,3% harta kekayaan nasional.

"Ini (ketimpangan) bisa menjadi gejolak. Perlu dipikirkan langkah konkrit," ungkapnya.

Sebab itu, katanya, perlu dilakukan langkah konkrit untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Di antaranya, kebijakan yang berpihak (afirmative policy) untuk seluruh masyarakat di Indonesia, kemitraan antara pengusaha kakap dengan UMKM, serta optimalisasi umat dalam infaq dan sadaqah.

"Keempat vokasi. Kelima adalah modal ventura. Hal ini akan didalami dalam kongres ekonomi umat. Ini bisa berikan sumbangsih bagi ekonomi Indonesia," tandas Lukman.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Dorong Pemulihan Ekonomi,...
Dorong Pemulihan Ekonomi, Presiden Joko Widodo Luncurkan Taksonomi Hijau Indonesia
Di Kongres PMII, Jokowi:...
Di Kongres PMII, Jokowi: Ekonomi Indonesia Tunjukkan Tren Positif
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Jokowi Tunjukkan Capaian...
Jokowi Tunjukkan Capaian Pembangunan Infrastruktur Selama 6 Tahun
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved