Tom Lembong Ungkap Iklim PMA dan Investasi RI sedang Rawan

Rabu, 26 April 2017 - 16:06 WIB
Tom Lembong Ungkap Iklim...
Tom Lembong Ungkap Iklim PMA dan Investasi RI sedang Rawan
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengakui kondisi kondisi penanaman modal asing (PMA) dan investasi tahun ini dalam kondisi rawan. Menurutnya risiko yang harus dihadapi seperti melemahnya semangat deregulasi dan berkurangnya momentum reformasi ekonomi menjadikan kondisi rawan.

"Mungkin saya mau mengakui bahwa sekarang ini kondisi agak rawan (di Indonesia). Agak riskan untuk PMA dan juga untuk investasi. Jadi ini bukan pertama kalinya ini saya menyampaikan ini, tetapi saya mau menegaskan kembali bahwa dalam 4-5 bulan terakhir yang kita lihat lebih banyak bukan deregulasi, tapi reregulasi," ujar dia mengakui, di kantornya, Jakarta, Rabu (26/4/2017)

Lebih lanjut dia menjelaskan, kenyataannya dalam beberapa bukan terakhir itu, lebih banyak permen-permen dan regulasi-regulasi baru, persyaratan, dan perizinan baru, bukan deregulasi atau pengurangan. "Jadi, Pak Presiden sudah mengatakan, dengan banyak regulasi yang keluar, malah bukan kondusif investasi dan bisnis, tapi malah menyulitkan bagi investasi dan bisnis," ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini memerlukan perhatian yang sedikit istimewa, apalagi jika pemerintah ingin mengejar target yang begitu luar biasa tidak hanya di 2017, tetapi juga pada 2018. "Jadi kita harus segera mengembalikan momentum reformasi dan semangat deregulasi," sambung dia.

Selain itu, pria yang biasa disapa Tom Lembong itu mengutarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan 23 permen yang dalam penilaian tim kepresidenan cenderung menghambat laju investasi dan menyulitkan bisnis. Bahkan beberapa permen di luar list awal. Sayangnya, dia enggan mengungkap, sektor mana saja permen tersebut berasal.

"Off the record. Tidak bisa saya ungkapkan. Tapi secara umum kita harus memperingatkan diri sendiri sebagai pemerintah bahwa deregulasi dan rasionalisasi peraturan, perizinan ini penting sekali," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
26 menit yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
44 menit yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
4 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
5 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved