Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani

Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:42 WIB
loading...
Serabutan Sedot Investasi,...
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, bahwa saat ini pemerintah tidak lagi pilih-pilih investasi yang masuk. Baik itu investor asing atau lokal dengan jumlah investasi yang kecil atupun besar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, bahwa saat ini pemerintah tidak lagi pilih-pilih investasi yang masuk. Baik itu investor asing atau lokal dengan jumlah investasi yang kecil ataupun besar.

"Jadi, pemerintah tidak lagi melihat besar atau kecilnya investasi. Mau investasi hanya Rp10 juta atau Rp20 juta tetap diurus. Karena investasi kecil pun juga dapat menciptakan lapangan kerja," ujar Bahlil dalam diskusi secara virtual, Rabu (12/8/2020).

(Baca Juga: Menyeramkan, Marak Investasi Mangkrak karena Banyak Hantunya )

Sambung Bahlil menjelaskan, dampak Covid-19 di Indonesia telah menyebabkan 7 juta pengangguran baru muncul. Tambahan pengangguran baru tersebut membuat jumlah orang yang tak bekerja mencapai 17 juta orang.

"Tidak ada pilihan lain bagi pemerintah untuk mendorong investasi masuk. Mengingat investasi sangat berperan dalam penciptaan lapangan pekerjaan," ujarnya.

(Baca Juga: Jokowi: Kita Tidak Bisa Mengharapkan Lagi Namanya Investasi )

Di sisi lain sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini tidak bisa mengharapkan investasi untuk menggejot pertumbuhan ekonomi nasional. Dia mengatakan yang bisa dilakukan adalah menggenjot belanja pemerintah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved