Kemenaker Gandeng Lembaga Kursus Latih TKI Berbahasa Inggris

Rabu, 26 April 2017 - 21:31 WIB
Kemenaker Gandeng Lembaga...
Kemenaker Gandeng Lembaga Kursus Latih TKI Berbahasa Inggris
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menanggapi positif tawaran Wall Street English (WSE) bekerja sama dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris buruh migran.

Peluang tenaga kerja Indonesia ke luar negeri di sektor formal sangat besar. Namun seringkali terkendala masalah kemampuan bahasa sehingga tantangannya adalah bagaimana meningkatkan kemampuan teknis berbahasa.

"Saya sangat mengapresiasi rencana ini, mengingat kemampuan Bahasa Inggris merupakan kebutuhan yang sangat penting supaya buruh migran Indonesia bisa bersaing di kancah global,” katanya usai pertemuan di Kantor Kemenaker, Rabu (26/4/2017).

Wall Street English adalah bagian dari Pearson, perusahaan pendidikan terbesar di dunia. Pearson memiliki 37.000 karyawan yang berbasis di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Wall Street English memiliki kantor pusat di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat; Barcelona, Spanyol; dan Luxemburg.

Sementara itu, Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto mengatakan, tenaga kerja asing seperti Filipina, mereka memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang bagus, sehingga Indonesia perlu meningkatkan kemampuan di bidang bahasa supaya bisa bersaing.

“Untuk level budaya, Indonesia lebih unggul dibanding negara-negara lain tetapi untuk kemampuan bahasa, kita masih tertinggal. Oleh karena itu, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui kemampuan Bahasa Inggris,” ungkap Hery.

Selama ini, tambahnya, Kemenaker sudah bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), namun kerja sama dengan WSE ini diharapkan mampu memberi dampak yang semakin baik terhadap peningkatan kemampuan bahasa buruh migran.

"Langkah selanjutnya yang akan diambil adalah melakukan pembicaraan bilateral antara WSE dengan Kemenaker,” tutup beliau.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekerja Migran Kembali...
Pekerja Migran Kembali ke Luar Negeri Dilakukan Bertahap
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Persiapan Membuka Kembali...
Persiapan Membuka Kembali Penempatan 'Pahlawan Devisa' ke Luar Negeri
Mau Dikirim Kembali...
Mau Dikirim Kembali ke Luar Negeri, Calon Pekerja Migran Harus Punya Kriteria Ini
Sebabkan Negara Rugi,...
Sebabkan Negara Rugi, Perintah Pengadaan Sistem Proteksi TKI di Kemnaker Diusut KPK
Bandel !, Dua Perusahaan...
Bandel !, Dua Perusahaan Penyalur Pekerja Migran Kena 'Jewer' Kemnaker
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
3 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
5 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
6 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
7 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved