Rupiah Tambah Parah, IHSG Siang Ini Makin Melemah
Kamis, 27 April 2017 - 12:35 WIB
Rupiah Tambah Parah, IHSG Siang Ini Makin Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini bertambah parah alias makin melempem seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tergelincir ke zona merah siang ini.
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I semakin terjerumus hingga di level Rp13.311/USD atau jauh memburuk dari posisi kemarin di level Rp13.296/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.274-Rp13.309/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.298/USD atau lebih buruk dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.284/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.287-Rp13.315/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.299/USD. Posisi ini jauh lebih buruk dari kemarin yang berada di level Rp13.278/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I semakin memerah meski masih di atas level 5.700 atau melemah 21,33 poin setara dengan 0,37% ke level 5.705,20. Pada pagi tadi IHSG turun 16,70 poin atau setara dengan 0,29% ke level 5.708,83 dan kemarin ditutup menguat cukup tinggi ke level 5.726,53 dengan tambahan 45,73 poin atau 0,81%
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas melemah. Penurunan terdalam terjadi pada sektor keuangan yang melemah 1% dan sektor dengan penguat tertinggi yaitu pertambangan yang naik 0,22%.
0
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,40 miliar dengan 5,68 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp148,66 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp837,59 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp986,25 miliar. Tercatat 144 saham naik, 157 turun dan 113 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), dan PT Hexindo Adiperkasa tbk (HEXA). Sementara beberapa saham yang melemah di antaranya PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I semakin terjerumus hingga di level Rp13.311/USD atau jauh memburuk dari posisi kemarin di level Rp13.296/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.274-Rp13.309/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.298/USD atau lebih buruk dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.284/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.287-Rp13.315/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.299/USD. Posisi ini jauh lebih buruk dari kemarin yang berada di level Rp13.278/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I semakin memerah meski masih di atas level 5.700 atau melemah 21,33 poin setara dengan 0,37% ke level 5.705,20. Pada pagi tadi IHSG turun 16,70 poin atau setara dengan 0,29% ke level 5.708,83 dan kemarin ditutup menguat cukup tinggi ke level 5.726,53 dengan tambahan 45,73 poin atau 0,81%
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas melemah. Penurunan terdalam terjadi pada sektor keuangan yang melemah 1% dan sektor dengan penguat tertinggi yaitu pertambangan yang naik 0,22%.
0
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,40 miliar dengan 5,68 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp148,66 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp837,59 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp986,25 miliar. Tercatat 144 saham naik, 157 turun dan 113 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), dan PT Hexindo Adiperkasa tbk (HEXA). Sementara beberapa saham yang melemah di antaranya PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
Lihat Juga :