Darmin Ungkap Penyebab Gini Ratio Menurun

Kamis, 27 April 2017 - 14:51 WIB
Darmin Ungkap Penyebab...
Darmin Ungkap Penyebab Gini Ratio Menurun
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan peningkatan daya beli 40% masyarakat yang tergolong tingkat kesejahteraan terbawah terdongkrak oleh banyaknya proyek infrastruktur dalam dua tahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, indeks gini rasio atau tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia menurun 0,41 pada 2015 menjadi 0,39 pada 2016.

Data ini menunjukan bahwa, kesenjangan ekonomi antara kelas atas dengan kelas menengah dan bawah di Indonesia mulai berkurang. "Kenapa 2016 gini rasio turun dua kali berturut-turut, siapa itu? Itu mereka yang pertumbuhan konsumsinya lebih tinggi dari 20% teratas, dugaan kita adalah karena kita sedang membangun infrastruktur besar-besaran di seluruh Indonesia. Pembangunan awal siapa yang bekerja? Pasti buruh, pasti mereka yang mengerjakan pembangunannya," kata Darmin di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Darmin mengatakan, pada saat yang sama harga produk sumber daya alam juga sedang turun, kemudian baru mulai bergerak naik lagi sekarang ini dari 2011. Namun demikian, menurutnya penurunan rasio gini tidak akan berkelanjutan. Begitu proyek infrastruktur selesai, yang akan lebih menikmati pertumbuhan ekonomi adalah pengelola infrastruktur.

"Kemudian ini nanti, kalau sudah selesai infrastrukturnya, siapa yang akan mendapatkan penghasilan naik lebih banyak? Yang bawah apa yang atas? Kayaknya yang atas, berarti ini bisa enggak sustainable," katanya.

Kalau ketimpangan terus melebar lagi, tentu dampaknya buruk bahkan bisa menimbulkan kecemburuan sosial dan merusak persatuan di tengah masyarakat. Maka pemerintah berupaya menciptakan pemerataan ekonomi yang berkelanjutan, bukan sementara saja. "Caranya, dengan mengembangkan sektor-sektor yang menyerap banyak tenaga kerja. Misalnya industri padat karya, infrastruktur, pariwisata, dan sebagainya," pungkas Darmin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melalui Pemberdayaan...
Melalui Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, Baznas RI Dorong Pengentasan Orang dari Kemiskinan
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Komisi XI DPR Soroti...
Komisi XI DPR Soroti Pertumbuhan Ekonomi Tinggi tapi Kemiskinan Meningkat
Penduduk Miskin Bisa...
Penduduk Miskin Bisa Bertambah 1,2 Juta Akibat Resesi
5 Provinsi Termiskin...
5 Provinsi Termiskin di Indonesia, Persentasenya Masih di Atas 10%
5 Tahun Terakhir, Kelas...
5 Tahun Terakhir, Kelas Menengah Indonesia Tergerus
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
36 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved