Pemerintah Bantah PGN Tidak Setuju Digabung dengan Pertamina

Kamis, 27 April 2017 - 19:34 WIB
Pemerintah Bantah PGN...
Pemerintah Bantah PGN Tidak Setuju Digabung dengan Pertamina
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membantah kabar yang menyebutkan bahwa PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menolak bergabung dengan PT Pertamina (Persero), melalui pembentukan holding minyak dan gas bumi (migas). Sebab, dua perusahaan tersebut adalah milik negara dan sudah seharusnya tunduk dengan arahan pemerintah.

(Baca Juga: Holding Pertamina-PGN Akan Segera Terwujud )

Deputi Bidang Usaha Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah mengungkapkan, pembentukan holding migas adalah inisiatif pemerintah. Sehingga, tidak ada alasan PGN menolak inisiatif pemerintah tersebut.

"Ini inisiatif memang orang melihat PGN dan pemerintah, rumah masing-masing. Tapi kita melihat dua-duanya milik negara. Jadi apa dasarnya PGN tidak setuju?," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

(Baca Juga: Pertamina-PGN Mulai Akur meski Holding Migas Belum Terealisasi )

Menurutnya, PGN dan Pertamina sejatinya adalah satu dan sama-sama milik negara. Selain itu, penggabungan Pertamina dan PGN pada dasarnya telah sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dua perusahaan ini semakin besar dan berkembang.

"Pak Jokowi pesan kalau ada dua rumah digabung, pastikan tidak hanya sekadar asal gabungan. Tapi bicara size and skill. Selama skala operasi kita membesar, penetrasi pasar lebih dalam, bisa membawa manfaat bagi masyarakat dan juga secara korporasi dia membaik keuangan dan lainnya, itu adalah satu hal yang baik. Makanya kita pegang amanat jokowi, ketika melakukan holding, pastikan secara aspek dilakukan secara terperinci dan berbagai aturan tidak dilanggar," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
39 menit yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
1 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
3 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
11 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
11 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved