Asperindo Berharap CEISA Tak Hambat Kinerja Logistik

Kamis, 27 April 2017 - 22:37 WIB
Asperindo Berharap CEISA...
Asperindo Berharap CEISA Tak Hambat Kinerja Logistik
A A A
SEMARANG - Penerapan Sentralisasi Sistem Pelayanan dan Pengawasan atau Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) yang mulai berlaku pada 1 April 2017 diharapkan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah tidak menghambat kinerja pengiriman barang.

Pembina DPW Asperindo Jawa Tengah, Elvis Wendri menilai, layanan tersebut yang berlaku di Semarang dengan operator jam kerja pada Senin-Jumat akan menghambat pengiriman barang. Selain itu, menurutnya juga akan membuat biaya logistik kian membengkak. "Satu sisi jasa logistik butuh kecepatan, salah satunya layanan dari bea dan cukai untuk merespons pengguna," terang dia di Semarang (27/4/2017).

Menurutnya, jika layanan dibatasi operasional jam kerja, barang yang semestinya dikirim bisa tersendat satu hari. Dicontohkan, barang datang di atas jam operasional, barang akan akan terkirim besoknya.

Ketua Bidang Internasional Asperindo Jateng Rachdi Satoto menambahkan, pengeluaran barang impor yang dikenal sebagai BC 2.3. di kawasan berikat akan sulit dikirimkan dengan berlakunya jam operasional tersebut. "Padahal barang yang dikirim hanya sampel, contohnya dari perusahaan garmen. Dalam hal ini yang paling dirugikan adalah industri, barang yang mestinya dikirim atau barang yang diterima akhirnya tersendat keesokan harinya,” paparnya.

Dia menerangkan, CEISA diterapkan secara penuh (mandatory) dan tidak bisa dilakukan dengan manual lagi. Adanya CEISA, seluruh sistem pelayanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan termonitor, transparan untuk mendukung layanan terintegrasi nasional.

Aplikasi CEISA TPB merupakan aplikasi penyampaian dokumen secara elektronik yang mengintegrasikan semua jenis dokumen perijinan Kawasan Berikat dalam satu aplikasi. Namun demikian, layanan CEISA TPB di Kawasan Berikat yang beroperasi saat jam kerja yaitu mulai pukul 08.00-17.00 WIB dan diperpanjang hingga 20.00 WIB dinilai dapat menimbulkan keresahan bagi perusahaan jasa titipan (PJT).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prospek Menjanjikan,...
Prospek Menjanjikan, Jadi Pengusaha Logistik Tak Perlu Modal Besar
Teknologi Mentransformasi...
Teknologi Mentransformasi Ekspektasi Industri Logistik dengan Cepat
Pakar Sebut Logistik...
Pakar Sebut Logistik Indonesia Butuh Sistem Regulasi Jelas dan Terintegrasi
Pengusaha Logistik Pede...
Pengusaha Logistik Pede Bisnisnya Tembus Rp4.500 Triliun di 2024
Anak Usaha Trans Power...
Anak Usaha Trans Power Marine Kantongi Fasilitas Kredit Rp1 Triliun
Badui Logistics Fokus...
Badui Logistics Fokus Garap Total Logistik Service
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
28 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved