Tinjau Gudang Distributor dan Pabrik Gula, Mendag Pastikan Stok Aman
Jum'at, 28 April 2017 - 16:52 WIB
Tinjau Gudang Distributor dan Pabrik Gula, Mendag Pastikan Stok Aman
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meninjau gudang distributor dan pabrik gula di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang puasa dan Lebaran tahun ini. Sebelumnya, Mendag juga meninjau Pasar Induk Beras Cipinang. Enggar mengatakan, stok gula dipastikan tercukupi hingga lebaran nanti dan dipastikan proses distribusi dari agen ke pengecer akan aman.
"Peninjauan ini untuk memastikan ketersediaan stok dengan melihat langsung fisik barangnya. Pertemuan sudah, pembahasan di kantor sudah, kesepakatan sudah, sekarang waktunya melihat langsung. Saya mendapat penjelasan bahwa stok aman," kata Enggar di gudang PT Panin Indah Lestari di kawasan Kapuk Kamal, Jakarta Barat, Jumat (28/4/2017).
Lebih lanjut dia menerangkan peninjauan ini juga bertujuan memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap harga eceran tertinggi (HET) yang telah disepakati. Dia menegaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum jika ada dugaan penimbunan dan spekulasi yang dilakukan oleh pengusaha.
"Stok gula aman karena kami telah bersurat ke Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) agar Bulog masuk ke pasar tradisional. Apalagi sebentar lagi kita memasuki musim giling tebu," ungkapnya.
Mendag tidak ketinggalan juga mengunjungi pabrik gula milik PT Andalan Furnindo di Marunda, Bekasi. Disana Enggar langsung masuk ke ruang produksi untuk melihat secara detail proses produksi dilanjutkan ke tempat penyimpanan gula untuk memastikan sendiri stoknya masih banyak.
"Ini memang untuk mamin (industri makanan dan minuman) dan konsumsi. Tapi untuk konsumsi, mereka sudah siap. Jumlahnya masih mencukupi. Karena itu, tidak ada kekhawatiran kekurangan stok. Dari sisi produksi, stoknya aman. Saya ingin sampaikan tidak ada kekhawatiran sedikitpun untuk stok gula kita," tutur dia.
Stok yang ada di pabrik tersebut mencapai tiga ribuan ton. Beroperasi 24 jam, stok itu akan terus bertambah. Tak hanya itu, dari jumlah gula yang dihasilkan, semua diolah dengan proses yang baik. "Produksinya begitu baik. Saya sampaikan saya puas lihat hasil ini," paparnya
Tugas selanjutnya, adalah memastikan distribusi berjalan lancar. Dengan stok produksi aman, distribusi lancar, Enggartiasto optimistis kebijakan harga eceran tertinggi Rp12.500 akan berjalan efektif. Mendag menegaskan langkah ini penting dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok aman.
"Hari ini kita cek gula. Beras kita sudah cek ke Cipinang. Daging dan minyak goreng sebentar lagi. Pokoknya saya ingin saudara-saudara kita menyambut puasa dengan tersenyum dan ibu-ibu tidak pusing ketika menyiapkan ketupat Lebaran," tukasnya.
Sementara Eddy Deye dari PT Panin Indah Lestari menjelaskan bahwa stok aman dan lancar. "Kami siap mendistribusikan gula ke agen maupun pengecer sesuai jadwal," ujar Eddy.
"Peninjauan ini untuk memastikan ketersediaan stok dengan melihat langsung fisik barangnya. Pertemuan sudah, pembahasan di kantor sudah, kesepakatan sudah, sekarang waktunya melihat langsung. Saya mendapat penjelasan bahwa stok aman," kata Enggar di gudang PT Panin Indah Lestari di kawasan Kapuk Kamal, Jakarta Barat, Jumat (28/4/2017).
Lebih lanjut dia menerangkan peninjauan ini juga bertujuan memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap harga eceran tertinggi (HET) yang telah disepakati. Dia menegaskan pihaknya akan mengambil langkah hukum jika ada dugaan penimbunan dan spekulasi yang dilakukan oleh pengusaha.
"Stok gula aman karena kami telah bersurat ke Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) agar Bulog masuk ke pasar tradisional. Apalagi sebentar lagi kita memasuki musim giling tebu," ungkapnya.
Mendag tidak ketinggalan juga mengunjungi pabrik gula milik PT Andalan Furnindo di Marunda, Bekasi. Disana Enggar langsung masuk ke ruang produksi untuk melihat secara detail proses produksi dilanjutkan ke tempat penyimpanan gula untuk memastikan sendiri stoknya masih banyak.
"Ini memang untuk mamin (industri makanan dan minuman) dan konsumsi. Tapi untuk konsumsi, mereka sudah siap. Jumlahnya masih mencukupi. Karena itu, tidak ada kekhawatiran kekurangan stok. Dari sisi produksi, stoknya aman. Saya ingin sampaikan tidak ada kekhawatiran sedikitpun untuk stok gula kita," tutur dia.
Stok yang ada di pabrik tersebut mencapai tiga ribuan ton. Beroperasi 24 jam, stok itu akan terus bertambah. Tak hanya itu, dari jumlah gula yang dihasilkan, semua diolah dengan proses yang baik. "Produksinya begitu baik. Saya sampaikan saya puas lihat hasil ini," paparnya
Tugas selanjutnya, adalah memastikan distribusi berjalan lancar. Dengan stok produksi aman, distribusi lancar, Enggartiasto optimistis kebijakan harga eceran tertinggi Rp12.500 akan berjalan efektif. Mendag menegaskan langkah ini penting dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok aman.
"Hari ini kita cek gula. Beras kita sudah cek ke Cipinang. Daging dan minyak goreng sebentar lagi. Pokoknya saya ingin saudara-saudara kita menyambut puasa dengan tersenyum dan ibu-ibu tidak pusing ketika menyiapkan ketupat Lebaran," tukasnya.
Sementara Eddy Deye dari PT Panin Indah Lestari menjelaskan bahwa stok aman dan lancar. "Kami siap mendistribusikan gula ke agen maupun pengecer sesuai jadwal," ujar Eddy.
(akr)
Lihat Juga :