Tahun 2045, 85% Orang Indonesia Cari Nafkah di Kota

Selasa, 09 Mei 2017 - 21:34 WIB
Tahun 2045, 85% Orang...
Tahun 2045, 85% Orang Indonesia Cari Nafkah di Kota
A A A
JAKARTA - Tahun 2045 diperkirakan penduduk Indonesia akan mencapai 300-305 juta jiwa. Angka ini menjadi tantangan untuk pemerintah Indonesia lantaran diperkirakan di tahun tersebut, 85% orang-orangnya akan tinggal di kota dan sisanya di desa serta pesisir.

Lantas apa yang menjadi tantangannya? Pemerintah harus bisa memastikan bahwa yang tinggal di desa dan pesisir ini, kehidupannya layak dan tidak kekurangan. Karena mereka yang hidup di desa dan pesisir adalah penyedia komoditas pangan untuk yang di kota.

"Di beberapa pertemuan di Kemenko Perekonomian, kita tahu di tahun 2045, diperkirakan penduduk kita akan mencapai 300-305 juta jiwa yang 85% penduduknya ada di kota. Sisanya di desa dan sebagian di pesisir," kata Ketua Komite Tetap Perkebunan Rudyan Kopot di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Dia meminta pemerintah untuk memberikan bantuan atau subsidi (nantinya) lebih serius kepada mereka yang hidup di desa dan pesisir, agar mata pencaharian di sana tidak hilang lantaran sudah banyak orang yang sibuk mencari pekerjaan di kota.

"Ini bagaimana kita bisa pertahankan yang di desa itu dan pesisir bisa ditingkatkan kehidupannya oleh pemerintah. Sehingga mereka bisa hidup layak kayak di kota dan bisa bekerja di sektor pertanian dan laut," katanya.

Maka, baik pemerintah maupun pengusaha, ujar Rudy, mengusahakan untuk reformasi agraria dengan cara berusaha melegalisasi petani-petani yang memiliki lahan, bisa memiliki sertifikat pengelolaan lahan mereka sendiri.

"Jadi yang punya lahan atau belum, terutama yang punya lahan tapi belum ada sertifikat, itu diusahakan untuk punya. Dan untuk mereka yang punya lahan juga, dialokasikan lahannya sebagian untuk mereka yang belum punya lahan, supaya mereka sama-sama bisa kerja," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Masih Wait...
Pengusaha Masih Wait and See Aturan Turunan UU IKN
Deretan Investor yang...
Deretan Investor yang Siap Investasi di IKN Nusantara
Kadin Jakarta Ramal...
Kadin Jakarta Ramal Ekonomi Ibu Kota Akan Terus Naik Jelang Lebaran
Investasi di IKN Minim,...
Investasi di IKN Minim, Pengusaha Masih Ragu Soal Pergantian Pemimpin 2024
Perkuat Perekonomian...
Perkuat Perekonomian di Ibu Kota, Kadin DKI Usulkan 4 Langkah Strategis pada DPRD DKI
IKN Nusantara Akan Jadi...
IKN Nusantara Akan Jadi Poros Baru Kekuatan Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved