Produk Fashion Sumbang 75% Ekspor Ekonomi Kreatif

Rabu, 10 Mei 2017 - 20:43 WIB
Produk Fashion Sumbang...
Produk Fashion Sumbang 75% Ekspor Ekonomi Kreatif
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Kreatif Ekonomi (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan bahwa produk fashion telah mampu meningkatkan ekonomi kreatif Indonesia. Hal ini disampaikan dalam pagelaran acara Cinta Kebaya Nusantara yang dipersembahkan Koran SINDO dan SINDOnews.com untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April lalu.

"75% ekspor ekonomi kreatif paling besar itu fashion. Bahwa kebaya merupakan elemen yang penting busana nasional kita. Yang masih kurang adalah harus kita lakukan branding dari kebaya tersebut bisa jadi industri besar karena ada kelas-kelasnya," ujar Triawan Munaf di Hotel Four Season, Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Kebaya pun telah menujukkan produknya yang berkualitas. Hal itu terbukti dengan meningkatkan produk fashion Indonesia yang banyak di ekspor ke beberapa negara

"Bisa kita ekspor, tapi kita harus meningkatkan branding. Kita lahirkan produk kebaya yang dijual dan variasinya tergantung kelasnya. Belakangan ini panas dengan pertandingan politik, nah kebaya ini bisa menjadi pemersatu negara. Kita sama-sama melestarikan dan mengembangkan kebaya," katanya

Lebih lanjut dia menerangkan sangat penting meningkatkan ide kreatif dalam mendesain kebaya agar bagaimana dapat dicintai oleh remaja Indonesia. Serta nyaman dipakai oleh kalangan muda di Indonesia agar dapat melestarikan kebaya Nusantara

"Soalnya kebaya kan berasal dari arab melalui alkuturasi. Pas jadi menjadi kebaya, kita kembangkan busana-busana kebaya yang kreatif . Kalau yang udah di atas empat puluh tahun. Harus diberi daya tarik kebaya kekinian agar flesksibel dipakai," paparnya

Seperti diketahui Kebaya merupakan salah satu jenis pakaian yang ciri khas Indonesia. Salah satunya adalah kebaya klasik dengan BEF dan Kutubaru. Kutubaru sendiri adalah secarik kain yang menghubungkan Lipatan Kebaya dibagian dada. Kutu baru dikenal pada sebagaian besar Ibu Negara yang telah mengenakannya. Sebab jenis kebaya ini memperlihatkan kebersahajaan yang mempesona
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bekraf Dipisahkan atau...
Bekraf Dipisahkan atau Dihidupkan Kembali, Begini Saran Pengamat
Perkuat Sektor Ekonomi...
Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Pelaku Ekraf Diminta...
Pelaku Ekraf Diminta Proaktif Tingkatkan Daya Saing
Potensi Ekonomi Kreatif...
Potensi Ekonomi Kreatif Jadi Tulang Punggung Perekonomian
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
34 menit yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
47 menit yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
1 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
2 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
2 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
11 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved