Bulog DIY Tambah Pasokan Daging dan Telur Jelang Ramadan
Kamis, 11 Mei 2017 - 18:35 WIB
Bulog DIY Tambah Pasokan Daging dan Telur Jelang Ramadan
A
A
A
YOGYAKARTA - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Yogyakarta menambah pasokan sejumlah komoditas menjelang Ramadan dan Lebaran. Penambahan pasokan ini sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan lonjakan konsumsi masyarakat setiap memasuki bulan Ramadan dan Lebaran.
Kepala Bulog Divre DIY Miftakhul Adha mengatakan, sesuai dengan Undang-undang (UU), Perusahaan Umum (Perum) Bulog memang bertugas menjaga pasokan komoditas pangan serta mempertahankan stabilitasnya. Untuk bulan Ramadan tahun ini, pihaknya akan menambah pasokan sejumlah komoditas di antaranya beras, gula pasir, daging sapi dan juga telur ayam.
"Kami harus memastikan tidak ada kelangkaan di pasaran," ujarnya.
Lebih lanjut dia menerangkan untuk beras, pasokan diklaim sudah cukup memadai karena mencapai 23.000 ton. Jumlah tersebut ia perkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat DIY selama 5 bulan ke depan. Dia menambahkan pihaknya sampai saat ini terus melakukan penyerapan beras dari petani-petani setempat.
Khusus tahun ini, ada dua komoditas baru yang harus Bulog lakukan penambahan pasokan. Dua komoditas tersebut adalah daging sapi serta telur ayam. Jelang ramadan, Bulog Divre Yogya menambah pasokan daging sapi sebanyak 2,5 ton. Daging sapi yang mereka pasok bukan daging sapi segar, tetapi daging sapi beku.
Kendati sebenarnya masyarakat DIY tidak begitu menyukai daging sapi beku, tetapi pihaknya tetap mendatangkan mengingat daging sapi sering menjadi pemacu inflasi di wilayah ini. Telur ayam juga coba ditambah pasokannya agar tidak terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan.
Jelang Ramadan ini, Miftakhul Adha mengutarakan menambah pasokan telur ayam sebanyak 5 ton. "Pekan depan, pasokan tersebut sudah datang," ungkapnya.
Kepala Bulog Divre DIY Miftakhul Adha mengatakan, sesuai dengan Undang-undang (UU), Perusahaan Umum (Perum) Bulog memang bertugas menjaga pasokan komoditas pangan serta mempertahankan stabilitasnya. Untuk bulan Ramadan tahun ini, pihaknya akan menambah pasokan sejumlah komoditas di antaranya beras, gula pasir, daging sapi dan juga telur ayam.
"Kami harus memastikan tidak ada kelangkaan di pasaran," ujarnya.
Lebih lanjut dia menerangkan untuk beras, pasokan diklaim sudah cukup memadai karena mencapai 23.000 ton. Jumlah tersebut ia perkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat DIY selama 5 bulan ke depan. Dia menambahkan pihaknya sampai saat ini terus melakukan penyerapan beras dari petani-petani setempat.
Khusus tahun ini, ada dua komoditas baru yang harus Bulog lakukan penambahan pasokan. Dua komoditas tersebut adalah daging sapi serta telur ayam. Jelang ramadan, Bulog Divre Yogya menambah pasokan daging sapi sebanyak 2,5 ton. Daging sapi yang mereka pasok bukan daging sapi segar, tetapi daging sapi beku.
Kendati sebenarnya masyarakat DIY tidak begitu menyukai daging sapi beku, tetapi pihaknya tetap mendatangkan mengingat daging sapi sering menjadi pemacu inflasi di wilayah ini. Telur ayam juga coba ditambah pasokannya agar tidak terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan.
Jelang Ramadan ini, Miftakhul Adha mengutarakan menambah pasokan telur ayam sebanyak 5 ton. "Pekan depan, pasokan tersebut sudah datang," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :