Industri Manufaktur Makin Ciptakan Nilai Tambah

Jum'at, 12 Mei 2017 - 05:13 WIB
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur Makin Ciptakan Nilai Tambah
A A A
JAKARTA - Industri manufaktur skala mikro hingga besar menunjukkan geliat yang positif. Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan industri akan lebih terdongkrak lagi apabila semua harmonisasi peraturan di segala lintas sektoral bisa dilakukan.

Dia juga menekankan bahwa salah satu peran penting pada industri manufaktur adalah menciptakan nilai tambah produk. Meskipun terjadi kenaikan impor barang modal dan bahan baku, namun menurutnya itu menunjukkan investasi yang meningkat dan produksi terus berjalan.

"Misalnya, impor kapas untuk mendukung industri tekstil di Indonesia. Perlu diketahui, kapasitas produk pakaian dan sepatu olahraga dalam negeri telah melampaui China. Bahkan, 30% dari merek Amerika Serikat diproduksi di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Di samping itu, lanjut Airlangga, kawasan industri bisa menjadi ujung tombak untuk menarik investasi dan melihat perkembangan industri yang ekspansi di Tanah Air. "Kami juga telah mengumpulkan perusahaan pengelola kawasan industri agar terus meningkatkan pembangunan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung bagi kebutuhan industri," imbuhnya.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih menambahkan, dalam upaya menjaga pertumbuhan industri nasional yang mulai merangkak naik, diperlukan sinergi kuat antara kementerian dan lembaga terkait.

"Sampai saat ini, Kemenperin fokus untuk meningkatkan pengembangan manufaktur, dengan banyak kegiatan strategis yang dilakukan seperti penguatan pendidikan vokasi industri, pendalaman struktur industri, pembinaan kepada industri padat karya berorientasi ekspor, pengembangan industri berbasis sumber daya alam, serta pengembangan perwilayahan industri,” paparnya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan nonmigas pada triwulan I-2017 tumbuh sebesar 4,71%. Capaian tersebut meningkat dibanding pertumbuhan dalam periode yang sama tahun 2016 sebesar 4,51%, juga di atas pertumbuhan sepanjang tahun 2016 yang mencapai 4,42%.

Bahkan, BPS juga mencatat, industri manufaktur mikro kecil mampu tumbuh sebesar 6,63% pada triwulan I-2017. Untuk itu, Kemenperin tengah gencar melakukan pengembangan IKM, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Salah satu program prioritas kami tersebut telah diwujudkan dengan peluncuran program e-Smart IKM dengan tujuan agar memperluas akses pasar serta menjadi showcase produk dalam negeri dan bukan menjadi reseller produk negara lain,” tegas Gati.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, nilai transaksi e-commerce pada tahun 2015 mencapai Rp200 triliun dengan kontribusi produk lokal baru dikisaran lima persen. “Agar tidak mematikan IKM kita karena e-commerce, maka kami memfasilitasi mereka kerja sama dengan marketplace seperti bukalapak, blanja.com, blibli, lazada, dan tokopedia,” ujar Gati.

Tujuan kerja sama tersebut supaya produk IKM dalam negeri diberi kesempatan untuk masuk marketplace sehingga bisa mempermudah ekspor. Selain itu, meningkatkan efektifitas dan efisiensi biaya promosi dan pemasaran, serta mendapatkan program-program pembinaan dari pemerintah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja Manufaktur RI...
Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN, Menperin Racik Strategi
Agus Gumiwang Optimis...
Agus Gumiwang Optimis Industri Manufaktur Bergeliat Pasca Pandemi
Momen Lebaran, Menperin...
Momen Lebaran, Menperin dan Pelaku Industri Tegaskan Komitmen Genjot Manufaktur
Manufaktur Bisa Tumbuh...
Manufaktur Bisa Tumbuh 2,7% di Kuartal II, Ini Syaratnya
Imbas Covid-19, Menperin...
Imbas Covid-19, Menperin Sebut Pertumbuhan Industri Hanya Berkisar 0,7%
Ekspor Naik 10%, Industri...
Ekspor Naik 10%, Industri Manufaktur Masih Kuat Hadapi Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
4 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
4 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
5 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
5 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
6 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
6 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved