Dorong Perkembangan IKM, Bea Cukai Nunukan Perkenalkan KITE IKM

Senin, 15 Mei 2017 - 16:13 WIB
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan IKM, Bea Cukai Nunukan Perkenalkan KITE IKM
A A A
NUNUKAN - Industri Kecil dan Menengah (IKM) sejatinya memegang peranan yang sangat signifikan bagi perekonomian nasional, disamping adanya fakta bahwa industri kecil dan menengah merupakan skala industri yang paling tahan banting dari terpaan krisis ekonomi. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap ekonomi nasional mencapai 57% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan bahkan mampu menyerap 97% tenaga kerja.

Namun demikian, kontribusi UMKM terhadap ekspor masih relatif kecil, yaitu hanya sekitar 16% dari ekspor nasional. Hal inilah yang membuat pemerintah tidak henti-hentinya berupaya untuk terus memberikan kemudahan bagi pelaku IKM. Tak terkecuali Bea Cukai Nunukan yang berkomitmen untuk mendorong berkembangnya Industri Kecil dan Menengah di Nunukan agar dapat berorientasi ekspor.

Sebagai bukti komitmen, Bea Cukai Nunukan mengadakan kegiatan sosialisasi Registrasi Kepabeanan dan Fasilitas Kemudahan Impor dan Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE-IKM), di aula kantor. Diundang dalam acara ini para pelaku IKM di wilayah Nunukan serta instansi terkait dari Dinas Koperasi dan UKM dan Perindustrian Kabupaten Nunukan.

Kepala Kantor Bea Cukai Nunukan, Max Franky Karel Rori menyampaikan bahwa fasilitas KITE-IKM ini merupakan terobosan dari Kementerian Keuangan, khususnya Bea Cukai, berupa pemberian fasilitas perpajakan maupun fasilitas prosedural khusus untuk IKM yang melakukan kegiatan pengolahan, perakitan dan/atau pemasangan bahan baku asal impor dengan tujuan untuk diekspor.

“Hal ini sejalan dengan salah satu misi Bea Cukai untuk memfasilitasi perdagangan dan industri, sebagai perwujudan dari Nawacita dan Paket Kebijakan Ekonomi, yang salah satu tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan IKM,” tutur Max Franky.

Menurutnya, fasilitas KITE-IKM ini diberikan dengan tujuan agar para pelaku IKM dapat menurunkan biaya produksi. Dengan tidak adanya pungutan bea masuk dan pajak dari bahan baku asal impornya dengan tujuan untuk diekspor. Hal ini diharapkan mampu menimbulkan efek berantai berupa meningkatnya kapasitas dan utilitas produksi, peningkatan output dan keuntungan pelaku IKM, peningkatan daya saing produknya di pasaran internasional, serta mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Dari kegiatan Sosialisasi Fasilitas KITE-IKM ini diharapkan IKM di Kabupaten Nunukan semakin berkembang, produknya dapat mendunia dan bersaing di pasaran internasional, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Nunukan dan perekonomian nasional menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
20 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
29 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
50 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved