MNC Sekuritas Tambah Cabang demi Perkuat Segmen Ritel
Senin, 15 Mei 2017 - 22:12 WIB
MNC Sekuritas Tambah Cabang demi Perkuat Segmen Ritel
A
A
A
JAKARTA - MNC Sekuritas terus memperkuat posisinya dalam segmen ritel di pasar modal. Salah satu upayanya dengan menambah kantor cabang sebagai komitmen meningkatkan partisipasi investor ritel di pasar modal nasional.
Perusahaan sekuritas di bawah bendera MNC Group ini meresmikan cabang ke 86 yang terletak di Rukan Gandaria, JI. K.H. Syafi‘i Hadzami 88, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan. Peresmian ini sekaligus merupakan peresmian cabang ke-9 yang telah dilakukan MNC Sekuritas pada 2017.
Direktur Utama MNC Sekuritas Susy MeiIina mengatakan, dengan peresmian cabang yang ke 86 ini, mengukuhkan PT MNC Sekuritas sebagai perusahaan sekuritas terbesar diantara 120 perusahaan sekuritas lainnya.
"Kami ingin pasar modal itu didominasi oleh merah putih, artinya investor ritel. Kami mempunyai cita-cita bahwa Investor ritel harus paham dan aware mengenai pasar modal Indonesia," ujarnya di Kantor MNC Sekuritas Cabang Gandaria, Jakarta, Senin (15/5/2017).
MNC Sekuritas optimistis dalam melakukan ekspansi jaringan guna menjangkau calon nasabah dari berbagai pelosok Indonesia. Sejalan dengan ekspansi, MNC Sekuritas juga terus meningkatkan pelayanan bagi nasabah existing.
”Kami optimistis hingga akhir tahun 2017, setidaknya kami sudah memiliki 100 cabang, baik yang berupa kantor cabang, kantor perwakilan BEI, maupun dalam bentuk Galeri Investasi di universitas dan sekolah tinggi," tambah Susi.
Sebelumnya MNC Sekuritas juga ekspansi dengan menambah portofolio dalam penjaminan emisi PT Hartadinata Abadi Tbk. Perusahaan tersebut bergerak dalam bisnis pabrik perhiasan emas dan akan segera melaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO).
Direktur Investment Banking MNC Securities Dadang Suryanto mengatakan MNC Sekuritas telah mengantongi dua sampai tiga perusahaan yang siap untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, perusahaan belum bisa menjelaskan secara terbuka total emisi dari dua hingga tiga perusahaan yang mau listing tersebut.
“Kita masih dalam proses untuk penjaminan emisi dua hingga tiga perusahaan yang ingin IPO di bursa. Selain itu juga ada proses untuk klien yang ingin menerbitkan surat urang seperti obligasi dan MTN. Semuanya masih proses pendekatan sehingga belum banyak yang bisa diungkapkan,” ujar Dadang.
Dia mengaku belum bisa menyebutkan secara detail terkait, total emisi efek yang didapat dari tiga perusahaan yang ingin listing di bursa. Namun dia memberikan sinyal tiga perusahaan yang siap untuk IPO tersebut berasal dari sektor konstruksi dan konsumer.
Dadang mengatakan hingga akhir tahun ini, MNC Sekuritas menargetkan untuk penjaminan emisi efek IPO sebanyak 12 perusahaan. Hingga kuartal pertama tahun ini, MNC Sekuritas telah mengantongi 7 perusahaan, termasuk PT Hartadinata Abadi yang akan listing di BEI pada Juni 2017.
“Proses IPO Hartadinata merupakan yang ketujuh. Hingga akhir tahun perkiraan kita bisa antara 9 hingga 12 IPO yang akan dilakukan,” ujarnya.
Perusahaan sekuritas di bawah bendera MNC Group ini meresmikan cabang ke 86 yang terletak di Rukan Gandaria, JI. K.H. Syafi‘i Hadzami 88, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan. Peresmian ini sekaligus merupakan peresmian cabang ke-9 yang telah dilakukan MNC Sekuritas pada 2017.
Direktur Utama MNC Sekuritas Susy MeiIina mengatakan, dengan peresmian cabang yang ke 86 ini, mengukuhkan PT MNC Sekuritas sebagai perusahaan sekuritas terbesar diantara 120 perusahaan sekuritas lainnya.
"Kami ingin pasar modal itu didominasi oleh merah putih, artinya investor ritel. Kami mempunyai cita-cita bahwa Investor ritel harus paham dan aware mengenai pasar modal Indonesia," ujarnya di Kantor MNC Sekuritas Cabang Gandaria, Jakarta, Senin (15/5/2017).
MNC Sekuritas optimistis dalam melakukan ekspansi jaringan guna menjangkau calon nasabah dari berbagai pelosok Indonesia. Sejalan dengan ekspansi, MNC Sekuritas juga terus meningkatkan pelayanan bagi nasabah existing.
”Kami optimistis hingga akhir tahun 2017, setidaknya kami sudah memiliki 100 cabang, baik yang berupa kantor cabang, kantor perwakilan BEI, maupun dalam bentuk Galeri Investasi di universitas dan sekolah tinggi," tambah Susi.
Sebelumnya MNC Sekuritas juga ekspansi dengan menambah portofolio dalam penjaminan emisi PT Hartadinata Abadi Tbk. Perusahaan tersebut bergerak dalam bisnis pabrik perhiasan emas dan akan segera melaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO).
Direktur Investment Banking MNC Securities Dadang Suryanto mengatakan MNC Sekuritas telah mengantongi dua sampai tiga perusahaan yang siap untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, perusahaan belum bisa menjelaskan secara terbuka total emisi dari dua hingga tiga perusahaan yang mau listing tersebut.
“Kita masih dalam proses untuk penjaminan emisi dua hingga tiga perusahaan yang ingin IPO di bursa. Selain itu juga ada proses untuk klien yang ingin menerbitkan surat urang seperti obligasi dan MTN. Semuanya masih proses pendekatan sehingga belum banyak yang bisa diungkapkan,” ujar Dadang.
Dia mengaku belum bisa menyebutkan secara detail terkait, total emisi efek yang didapat dari tiga perusahaan yang ingin listing di bursa. Namun dia memberikan sinyal tiga perusahaan yang siap untuk IPO tersebut berasal dari sektor konstruksi dan konsumer.
Dadang mengatakan hingga akhir tahun ini, MNC Sekuritas menargetkan untuk penjaminan emisi efek IPO sebanyak 12 perusahaan. Hingga kuartal pertama tahun ini, MNC Sekuritas telah mengantongi 7 perusahaan, termasuk PT Hartadinata Abadi yang akan listing di BEI pada Juni 2017.
“Proses IPO Hartadinata merupakan yang ketujuh. Hingga akhir tahun perkiraan kita bisa antara 9 hingga 12 IPO yang akan dilakukan,” ujarnya.
(ven)
Lihat Juga :