Kadin Dorong Peningkatan Kredit ke Sektor Maritim dan Perikanan

Jum'at, 19 Mei 2017 - 18:18 WIB
Kadin Dorong Peningkatan...
Kadin Dorong Peningkatan Kredit ke Sektor Maritim dan Perikanan
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar perbankan dapat lebih banyak menyalurkan kredit ke sektor perikanan dan kelautan sehingga industri dari sektor tersebut bisa tumbuh dan berkembang. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Januari 2017, penyaluran kredit ke sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan sebesar Rp278 triliun (6,45%) sementara kredit ke sektor perikanan hanya Rp 9,14 triliun (0,21%).

Adapun NPL pada kedua sektor tersebut masing-masing mencapai Rp 6,04 triliun (2,17%) dan Rp384 miliar (4,21%). “Kredit perbankan untuk sektor maritim dan perikanan masih rendah. Kita harapkan visi poros maritim dunia yang ingin dicapai pemerintah dapat didukung pula oleh perbankan,” ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto dalam keterangan resmi di, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Dia menambahkan saat ini pihaknya dengan sektor perbankan tengah berupaya mencari skema terbaik untuk penyaluran kredit ke sektor perikanan. Lebih lanjut ditekankan olehnya sektor maritim dan perikanan memiliki peluang yang sangat bagus untuk dikembangkan, terutama untuk industri pengolahannya dan perikanan budi daya yang belum dikembangkan dengan optimal. “Masih ada potensi budidaya 90%. Sekarang belum optimal,” ujar Yugi.

Terang dia, potensi sektor kelautan dan perikanan jika digarap dengan baik bisa mencapai USD1,33 triliun atau setara dengan Rp19.000 triliun. “Dengan potensi sebesar itu, kita harapkan minimal 10% dari potensi itu bisa digarap dengan mengusahakan aktivitas yang lebih bernilai tambah ketimbang perikanan tangkap, misalnya budidaya perairan laut (marikultur),” kata Yugi.

Menurutnya, perikanan budidaya bisa menyumbang sekitar Rp2.000 triliun per tahun terhadap produk domestik nasional jika digarap dengan baik. Dengan asumsi angka seperti itu, lanjut dia, potensi produksi perikanan budidaya dapat mencapai 100 juta ton per tahun jika usaha perikanan budidaya di perairan laut (marikultur) adalah seluas 24 juta hektare.

Sedangkan di perairan payau (tambak) seluas 3 juta ha, dan di perairan tawar (sungai, danau, waduk, saluran irigasi, kolam air tawar, dan minapadi) sebesar 3 juta ha. “Melihat potensi yang besar ini, kita harapkan perbankan bisa lebih mudah menyalurkan kreditnya untuk sektor perikanan,” pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin: Edhy Prabowo...
Kadin: Edhy Prabowo Menteri yang Mau Mendengar dan Solutif
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Kadin Apresiasi Capaian...
Kadin Apresiasi Capaian KKP di Semester I 2020
Kadin Ingin Sektor Kelautan...
Kadin Ingin Sektor Kelautan dan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan...
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan Serapan KUR Sektor Kelautan dan Perikanan
Pencairan Dana KUR Sektor...
Pencairan Dana KUR Sektor Kelautan dan Perikanan Capai Rp4 Triliun
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
5 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
29 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved