Pemerintah Siapkan Cara Tingkatkan Inklusi Keuangan

Senin, 22 Mei 2017 - 13:23 WIB
Pemerintah Siapkan Cara...
Pemerintah Siapkan Cara Tingkatkan Inklusi Keuangan
A A A
JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan cara untuk meningkatkan inklusi keuangan, salah satunya melalui program bantuan pemerintah. Dahulu, bantuan pemerintah kepada masyarakat disalurkan melalui subsidi harga dan melalui penyaluran beras raskin.

(Baca: Tingkat Pemahaman Masyarakat soal Produk Keuangan Masih Rendah )

Bantuan-bantuan tersebut, lanjut dia, meskipun sudah dijalankan, di satu sisi membantu hidup masyarakat tapi tidak membuat masyarakat menjadi terlibat dengan sektor keuangan.

"Karena itu mulai tahun ini kita galakkan dan kita satu per satu mengubah semua kegiatan bantuan pemerintah yang tadi itu menjadi bantuan pemerintah yang menggunakan sektor keuangan, sifatnya tetap non tunai tapi disalurkan melalui bank atau kartu," kata dia di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Pemerintah memiliki data bahwa sekitar 40% masyarakat belum tersentuh akses keuangan. Maka, dengan mekanisme ini masyarakat akan mempunyai keterkaitan dengan sistem keuangan, dengan bank dan bisa meningkatkan inklusi keuangan di samping dapat mengentaskan kemiskinan.

"Jadi, kita ingin mengarahkan inklusi keuangan ini semata-mata mengarahkan bank mempunyai nasabah lebih banyak, atau orang Indonesia sekarang sebagian besar sudah punya rekening, tapi kita ingin inklusi keuangan ini menjadi bagian untuk mengurangi kemiskinan, itu baru dari sisi yang menabung," terang Bambang.

Langkah ini, semata-mata merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kemiskinan, yakni mendorong mereka yang rentan atau hampir miskin, untuk bisa terlibat dalam dunia usaha.

"Itulah kenapa ada KUR atau kredit mikro. Misalnya yang kita harapkan malah mempercepat inklusi keuangan karena tidak hanya sekadar menabung tapi juga meminjam, tapi untuk kegiatan produktif dan mempercepat mereka menjauh dari garis kemiskinan. Yang penting pemerintah memberikan dukungan penuh kepada pelaksanaan KUR," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Resiko Kenaikan Tarif...
Resiko Kenaikan Tarif PPN bagi Seluruh Sektor Ekonomi
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
37 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
50 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
10 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved