Diterpa Kasus Dugaan Suap WTP, Tata Kelola BPK Disebut Kuat

Minggu, 28 Mei 2017 - 17:27 WIB
Diterpa Kasus Dugaan...
Diterpa Kasus Dugaan Suap WTP, Tata Kelola BPK Disebut Kuat
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap beberapa oknum auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak bisa serta merta dijadikan sarana menghukum secara kelembagaan. Anggota Komisi XI Misbakhun mengatakan KPK harus bekerja menuntaskan kasus OTT tersebut sesuai dengan kewenangan, dengan tidak menghukum BPK secara kelembagaan.

Sebagai mitra kerja BPK, komisi XI lanjutnya, tahu bagaimana upaya BPK secara kelembagaan untuk meningkatkan kualitas para auditornya lewat sistem pelatihan yang terpadu dan bagaimana sistem audit berbasis IT sedang dibangun di BPK. "Termasuk perbaikan-perbaikan sektor lain yang secara menyeluruh adalah membangun sistem kelembagaan BPK yang kuat dalam tata kelola," kata dia Jakarta, Minggu (28/5/2017)

Dukungan Ketua BPK kepada KPK untuk melakukan proses hukum atas kejadian OTT tersebut, terang dia juga menjadi bukti bahwa secara kelembagaan BPK serius membangun sistem yang kredibel dan jauh dari korupsi. "Maka saya memberikan apresiasi atas langkah-langkah Ketua BPK tersebut," imbuhnya.

Dia menambahkan harapannya agar BPK tidak dihukum secara keseluruhan kelembagaan tersebut. Hal ini erlandaskan bahwa, dia masih percaya bahwa BPK memiliki integritas dan mampu bekerja menjadi sebuah lembaga yang kredibel.

"Kredibel ini dibentuk karena mekanisme yang dibangun, sistem kerja dan tata kelola di lembaga yang mempunyai tugas sebagai supreme auditor keuangan negara tersebut sudah terbangun dengan baik," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
24 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
57 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved