Manjakan Investor, Vietnam Berencana Buka Zona Ekonomi Khusus

Selasa, 30 Mei 2017 - 11:00 WIB
Manjakan Investor, Vietnam...
Manjakan Investor, Vietnam Berencana Buka Zona Ekonomi Khusus
A A A
SAIGON - Vietnam berencana membuka tiga zona ekonomi khusus yang menawarkan insentif lebih besar kepada investor. Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung menambahkan, kawasan tersebut nantinya juga memangkas batasan sehingga membuat investor lebih leluasa menjalankan roda bisnisnya.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (30/5/2017) investasi langsung, terutama di bidang manufaktur telah menjadi kunci pertumbuhan ekonomi di Vietnam. Tahun lalu jumlahnya mencapai rekor yakni USD15,8 miliar dan telah meningkat 6% dalam lima bulan tahun 2017, dibandingkan tahun sebelumnya.

Zona ekonomi khusus tersebut direncanakan berada di Utara, Pusat dan Selatan dengan luas sebesar 1.650 km, menurut Menteri Nguyen Chi Dung kepada Reuters dalam sebuah wawancara. Terang ia zona khususnya akan berada pada provinsi Quang Ninh, pusat kota Khanh Hoa Provinsi serta provinsi selatan Phu Quoc

Persetujuan dari pembuat Undang-undang (UU) untuk mendukung hal tersebut diharapkan rampung pada akhir tahun 2017. Nguyen Tan Dung mengatakan, zona tadi akan bebas dari peraturan-peraturan lokal untuk membuat mereka bersaing secara internasional.

"Ini akan menjadi daya tarik besar untuk investasi dan investasi akan meledak tahun depan. Hal ini bakal menjadi luar biasa, ketika segala sesuatunya dimudahkan dan gratis serta dan menguntungkan dalam setiap aspek," ungkap Dung.

Vietnam Terus Manjakan Investor

Hingga saat ini Vietnam telah memiliki 18 zona ekonomi, yang dimana menawarkan insentif bagi investor. Mulai dari tarif gratis, serta pemotongan pajak untuk membuat biaya menjadi lebih rendah. Selain itu didukung oleh 325 kawasan industri dengan insentif yang lebih sedikit.

Sebuah survei penelitian ANZ tahun lalu menerangkan investor menyambut positif terkait kawasan industri, lantaran insentif pajak dan kemudahan Bea Cukai. Okupansi dalam operasional industri mencapai lebih dari 70%.

Pemerintah Vietnam pekan ini mengulang target pertumbuhan ekonomi tahunan di posisi 6,7%, meskipun dalam tiga tahun terakhir lebih rendah dari 5,1% di kuartal pertama. Dung menekankan pemerintah percaya diri mencapai target pertumbuhan 2017 karena dipengaruhi pertumbuhan kredit, peningkatan sektor pariwisata dan meningkatnya jumlah bisnis baru.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tetangga RI Ini Diramal...
Tetangga RI Ini Diramal Akan Alami Lonjakan Kekayaan pada Dekade Mendatang
Kembali Dihantam Tsunami...
Kembali Dihantam Tsunami Covid, Ekonomi Vietnam Terjun Bebas
Oxford Economics: Sukses...
Oxford Economics: Sukses Atasi Pandemi, Prospek Ekonomi Vietnam Paling Cerah di ASEAN
Alasan Vietnam Lebih...
Alasan Vietnam Lebih Menarik Buat Investasi, Indonesia Banyak Preman
Top! Ekonomi Vietnam...
Top! Ekonomi Vietnam Meroket 8% di 2025, Tarif Trump Nggak Ngefek
Untuk Menghindari Resesi,...
Untuk Menghindari Resesi, Pemerintah Diminta Mencontek Vietnam
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
1 jam yang lalu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
2 jam yang lalu
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
4 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
5 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
7 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved