Rating Investasi China Turun, Ekonomi Dunia Akan Melemah

Selasa, 30 Mei 2017 - 18:51 WIB
Rating Investasi China...
Rating Investasi China Turun, Ekonomi Dunia Akan Melemah
A A A
JAKARTA - Lembaga Pemeringkat Moody’s Investors Service menurunkan predikat China dari Aa3 menjadi A1. Sehingga, rating China turun dari stabil menjadi negatif. Ekonom Senior Raden Pardede mengingatkan, hal ini membuat kondisi perekonomian dunia akan sedikit turun.

Seperti diketahui penurunan rating ini disebabkan oleh usaha China mendorong ekonomi yang berpotensi memicu pertumbuhan utang. Penurunan ini juga akan berdampak pada negara emerging market, utamanya yang menjadi mitra dagang negeri panda tersebut. Meskipun diyakini hanya sedikit, namun harus tetap diperhatikan.

Dia juga mengatakan, perekonomian China memang bisa dikatakan bertumbuh sangat cepat dan dikhawatirkan pertumbuhannya terlalu cepat. Alasannya yakni, karena pertumbuhan kredit mereka, sektor keuangannya masih dianggap terlampau cepat.

Hal tersebut dikarenakan sektor keuangannya saat ini bisa dibilang sedang guncang. Utangnya terlampau besar, tentu dampak pertama adalah terhadap China sendiri.

"Kemudian banyak yang menganjurkan, termasuk rating agency ini supaya dia agak slowdown kemudian dia lakukan restrukturisasi sektor keuangan supaya lebih sehat lagi. Kalau ratingnya ini turun, atau nanti berdampak pada perekonomian China, suka tidak suka, perekonomian dunia pun akan turun sedikit," katanya di Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Namun, hal itu tidak akan menjadi masalah yang berlarut asalkan mereka menjadi lebih sehat nantinya. Yang menjadi penting ini akan menjadi penyakit apabila tidak segera dicarikan solusi.

"Seperti gunung berapi atau nanah yang dibiarkan terus. Ini yang dianjurkan supaya ini dioperasi lah, dikeluarkan, yang rusak-rusaknya ini yang kemudian menjadi sehat dan Chinanya menjadi sehat juga," imbuh dia.

Karena, lanjut dia, jika sampai China 'meletus', maka dampaknya bakal ke seluruh dunia. Jadi bukan hanya kepentingan China saja sebetulnya agar ekonomi mereka jadi lebih sustainable dan lebih sehat, tapi juga kepentingan dunia, termasuk juga kepentingan Indonesia.

"Kalau misalnya China drop pertumbuhannya, karena memang hancur di sektor perbankan dan keuangannya ikutan hancur, maka perekonomian mereka turun tentu kita akan terpengaruh. Sektor-sektor komoditas yang menjadi andalan kita ke China terpengaruh oleh itu," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Investor China Berharap...
Investor China Berharap Stimulus Baru Rp4.378 Triliun Cair Pekan Ini
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Data Suram Ekonomi China:...
Data Suram Ekonomi China: Ekspor Anjlok 14,5% dan Impor Merosot Tembus 12 Persen
Awas! Ikut Perdagangan...
Awas! Ikut Perdagangan Bebas ASEAN, Indonesia Harus Hati-Hati
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
1 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
1 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
3 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
3 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
4 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved