Rupiah Akan Tetap Stabil Walau Fed Rate Naik Lagi
Rabu, 31 Mei 2017 - 05:31 WIB
Rupiah Akan Tetap Stabil Walau Fed Rate Naik Lagi
A
A
A
JAKARTA - Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memastikan bahwa kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) tidak akan berpengaruh pada pelemahan rupiah lewat aliran modal yang masuk ke Indonesia. Dia memprediksi, mata uang rupiah bakal stabil.
Seperti diketahui, kenaikan The Fed diprediksi akan terjadi pada Juni 2017. Bahkan, menurutnya, aliran modal masih akan tetap masuk meskipun ada kenaikan suku bunga pada waktu mendatang.
"Jadi meskipun Fed Fund Rate (FFR) naik, ini tidak akan mempengaruhi ke outflow dan volatilitas pada rupiah," ujar Andry di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (30/5/2017).
Lebih lanjut dia menambahkan, kenaikan Fed Fund Rate juga tidak akan mempengaruhi aliran modal keluar dari Indonesia. Seperti diketahui pula saat ini, Fed Fund Rate sudah menaikkan suku bunga satu kali. Kemudian pasar berekspektasi bahwa kenaikan akan terjadi di Juni 2017.
"Risikonya kecil untuk aliran modal keluar, karena interest rate kita lebih rendah dibandingkan rata-rata, sekarang nominalnya di 4,8%," pungkas dia.
Seperti diketahui, kenaikan The Fed diprediksi akan terjadi pada Juni 2017. Bahkan, menurutnya, aliran modal masih akan tetap masuk meskipun ada kenaikan suku bunga pada waktu mendatang.
"Jadi meskipun Fed Fund Rate (FFR) naik, ini tidak akan mempengaruhi ke outflow dan volatilitas pada rupiah," ujar Andry di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (30/5/2017).
Lebih lanjut dia menambahkan, kenaikan Fed Fund Rate juga tidak akan mempengaruhi aliran modal keluar dari Indonesia. Seperti diketahui pula saat ini, Fed Fund Rate sudah menaikkan suku bunga satu kali. Kemudian pasar berekspektasi bahwa kenaikan akan terjadi di Juni 2017.
"Risikonya kecil untuk aliran modal keluar, karena interest rate kita lebih rendah dibandingkan rata-rata, sekarang nominalnya di 4,8%," pungkas dia.
(ven)
Lihat Juga :