Rupiah Berpotensi Menguat Imbas Sentimen The Fed

Rabu, 17 Juni 2020 - 09:29 WIB
loading...
Rupiah Berpotensi Menguat...
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, sentimen positif dari kebijakan stimulus terbaru Bank Sentral AS alias The Fed yang kelihatannya masih menjadi pemicu penguatan harga aset-aset berisiko pagi ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2020) diprediksi menguat. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, sentimen positif dari kebijakan stimulus terbaru Bank Sentral AS alias The Fed yang kelihatannya masih menjadi pemicu penguatan harga aset-aset berisiko pagi ini.

"Rupiah juga masih bisa menguat terhadap dollar AS hari ini karena sentimen the Fed tersebut," kata Ariston di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

(Baca Juga: IHSG Siang Meroket 3,02% ke Level 4.961 Saat Rupiah Balik Melawan USD )

Dia melanjutkan sentimen positif juga dipicu rencana stimulus pemerintah AS sebesar USD1 untuk infrastruktur. Rilisan data penjualan ritel AS semalam yang mengalami kenaikan di bulan Mei juga menguatkan sentimen positif bahwa pembukaan kembali ekonomi mendorong pemulihan.

"Data penjualan ritel AS tumbuh 17,7% month to month pada bulan Mei dibandingkan data bulan April yang turun 14,7%," ujarnya.

Namun di sisi lain, munculnya second wave dan masih meningginya penyebaran wabah covid-19 di seluruh dunia masih menjadi kekhawatiran pasar. Kekhawatiran ini bisa menahan penguatan dan memicu pelemahan aset berisiko kembali.

"Laporan IMF soal kontraksi ekonomi global yang diperkirakan melebihi prediksi sebelumnya juga bisa menjadi penekan aset berisiko.Rupiah berpotensi menguat ke kisaran support Rp14.000 dengan potensi pelemahan ke kisaran Rp14.150," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Microdrama Her Dangerous...
Microdrama Her Dangerous Game Tayang di V+Short, Simak Sinopsisnya di Sini!
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
Berita Terkini
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved