Dolar Berbalik Menguat, Rupiah Pulang Jalan di Tempat
Rabu, 31 Mei 2017 - 17:38 WIB
Dolar Berbalik Menguat, Rupiah Pulang Jalan di Tempat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir bulan, Rabu (31/5/2017) berakhir jalan di tempat alias stagnan di level Rp13.323 per USD.
Mata uang NKRI pada awal perdagangan di indeks Bloomberg, dibuka naik 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.320 per USD. Dan sepanjang hari ini, diperdagangkan di kisaran Rp13.300-Rp13.327 per USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada hari ini berakhir menguat 14 poin atau 0,10% ke level Rp13.307 per USD, dibanding penutupan kemarin di level Rp13.321 per USD.
Awal perdagangan, rupiah dibuka naik tipis 1 poin ke level Rp13.320 per USD dan sepanjang Rabu ini diperdagangkan di kisaran Rp13.290-Rp13.334 per USD.
Sedangkan data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah ditutup terdepresiasi 13 poin ke Rp13.335 per USD. Pagi tadi dibuka di level Rp13.322 per USD.
Sementara itu, mengutip dari Reuters, Rabu ini, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang rival utama, naik tipis 0,1% menjadi 97,367 DXY.
Data ekonomi AS yang dirilis Selasa kemarin, berhasil mengatrol dolar setelah pada awal perdagangan sempat terguncang akibat faktor politik dalam negeri, yaitu tudingan terhadap menantu Donald Trump yang turut membangun komunikasi rahasia antara Trump dengan Rusia.
Investor mencerna data belanja konsumen AS bulan April yang tercatat naik dan inflasi bulanan yang pulih. Hal ini menjadi stimulus bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni.
Naiknya dolar membuat euro melemah karena pedagang menunggu data inflasi soal pemulihan ekonomi di Eropa. Dan poundsterling Inggris turun hampir setengah persen ke level USD1,2788 GBP, oleh karena gejolak menjelang pemilihan di Inggris pada 8 Juni mendatang. Hanya saja USD stagnan terhadap yen, setelah sempat turun menjadi 110,665 yen pada Selasa kemarin.
Mata uang NKRI pada awal perdagangan di indeks Bloomberg, dibuka naik 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.320 per USD. Dan sepanjang hari ini, diperdagangkan di kisaran Rp13.300-Rp13.327 per USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada hari ini berakhir menguat 14 poin atau 0,10% ke level Rp13.307 per USD, dibanding penutupan kemarin di level Rp13.321 per USD.
Awal perdagangan, rupiah dibuka naik tipis 1 poin ke level Rp13.320 per USD dan sepanjang Rabu ini diperdagangkan di kisaran Rp13.290-Rp13.334 per USD.
Sedangkan data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah ditutup terdepresiasi 13 poin ke Rp13.335 per USD. Pagi tadi dibuka di level Rp13.322 per USD.
Sementara itu, mengutip dari Reuters, Rabu ini, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang rival utama, naik tipis 0,1% menjadi 97,367 DXY.
Data ekonomi AS yang dirilis Selasa kemarin, berhasil mengatrol dolar setelah pada awal perdagangan sempat terguncang akibat faktor politik dalam negeri, yaitu tudingan terhadap menantu Donald Trump yang turut membangun komunikasi rahasia antara Trump dengan Rusia.
Investor mencerna data belanja konsumen AS bulan April yang tercatat naik dan inflasi bulanan yang pulih. Hal ini menjadi stimulus bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni.
Naiknya dolar membuat euro melemah karena pedagang menunggu data inflasi soal pemulihan ekonomi di Eropa. Dan poundsterling Inggris turun hampir setengah persen ke level USD1,2788 GBP, oleh karena gejolak menjelang pemilihan di Inggris pada 8 Juni mendatang. Hanya saja USD stagnan terhadap yen, setelah sempat turun menjadi 110,665 yen pada Selasa kemarin.
(ven)