Bank Mandiri Berencana Buka Cabang di Filipina
Minggu, 04 Juni 2017 - 13:39 WIB
Bank Mandiri Berencana Buka Cabang di Filipina
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi salah satu perbankan nasional yang tengah menjajaki kerja sama dengan Banco Sentral ng Pilipinas untuk ekspansi ke negara tersebut.
Hal ini seiring dengan telah ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) antara OJK dengan Banco Sentral ng Pilipinas, sebagai wujud implementasi dari ASEAN Banking Integration Framework (ABIF). Penandatanganan LoI ini dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dan Gubernur Bangco Sentral ng Pilipinas Amando M Tetangco Jr.
Muliaman mengungkapkan, Bank Mandiri saat ini memang belum secara resmi menyatakan untuk berekspansi ke Filipina. Namun, bank pelat merah tersebut saat ini sudah mulai menjajakinya.
"Bank Mandiri sudah mulai menjajaki, sedang berbicara dengan berbagai partner bisnis. Tapi secara resmi tentu saja belum," katanya di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (4/6/2017).
Menurutnya, saat ini pihaknya pun terus melakukan negosiasi dengan Banco Sentral ng Pilipinas agar perbankan nasional dapat berekspansi ke negara tersebut. Begitupun nantinya perbankan dari Filipina dapat beroperasi di Tanah Air.
"Kita pun masih start negotiating sebelum nantinya akan kita tandatangani MoU-nya. Ini adalah Letter of Intent (LoI), start negotiating, dan setelah itu akan kita sepakati yang memungkinkan bank di Filipina maupun bank dari Indonesia bisa mengikuti kesepakatan itu nantinya. Termasuk kemudahan ataupun exception yang bisa kita lakukan. Some sense of flexibility juga nanti," tandasnya.
Sebelumnya, OJK juga telah menandatangani kesepakatan yang sama dengan Bank of Thailand dan Bank Negara Malaysia. Menurutnya, OJK juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan bank dari negara ASEAN lainnya.
"Saya katakan ASEAN Economic Community ini memiliki nilai ekonomi yang besar sekali bagi Indonesia. Saya singgung tadi mengenai intra-ASEAN investment and trade itu juga jadi begitu penting. Oleh karena itu, meningkatnya trade and investment intra-ASEAN ini harus difasilitasi dengan kehadiran lembaga keuangan, terutama bank yang akan melakukan fasilitasi," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi salah satu perbankan nasional yang tengah menjajaki kerja sama dengan Banco Sentral ng Pilipinas untuk berekspansi ke negara yang dijuluki Negeri Lumbung Padi tersebut.
Muliaman mengungkapkan, Bank Mandiri saat ini memang belum secara resmi menyatakan untuk berekspansi ke Filipina. Namun, bank pelat merah tersebut saat ini sudah mulai menjajakinya.
"Bank Mandiri sudah mulai menjajaki, sedang berbicara dengan berbagai partner bisnis. Tapi secara resmi tentu saja belum," tuturnya.
Hal ini seiring dengan telah ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) antara OJK dengan Banco Sentral ng Pilipinas, sebagai wujud implementasi dari ASEAN Banking Integration Framework (ABIF). Penandatanganan LoI ini dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dan Gubernur Bangco Sentral ng Pilipinas Amando M Tetangco Jr.
Muliaman mengungkapkan, Bank Mandiri saat ini memang belum secara resmi menyatakan untuk berekspansi ke Filipina. Namun, bank pelat merah tersebut saat ini sudah mulai menjajakinya.
"Bank Mandiri sudah mulai menjajaki, sedang berbicara dengan berbagai partner bisnis. Tapi secara resmi tentu saja belum," katanya di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (4/6/2017).
Menurutnya, saat ini pihaknya pun terus melakukan negosiasi dengan Banco Sentral ng Pilipinas agar perbankan nasional dapat berekspansi ke negara tersebut. Begitupun nantinya perbankan dari Filipina dapat beroperasi di Tanah Air.
"Kita pun masih start negotiating sebelum nantinya akan kita tandatangani MoU-nya. Ini adalah Letter of Intent (LoI), start negotiating, dan setelah itu akan kita sepakati yang memungkinkan bank di Filipina maupun bank dari Indonesia bisa mengikuti kesepakatan itu nantinya. Termasuk kemudahan ataupun exception yang bisa kita lakukan. Some sense of flexibility juga nanti," tandasnya.
Sebelumnya, OJK juga telah menandatangani kesepakatan yang sama dengan Bank of Thailand dan Bank Negara Malaysia. Menurutnya, OJK juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan bank dari negara ASEAN lainnya.
"Saya katakan ASEAN Economic Community ini memiliki nilai ekonomi yang besar sekali bagi Indonesia. Saya singgung tadi mengenai intra-ASEAN investment and trade itu juga jadi begitu penting. Oleh karena itu, meningkatnya trade and investment intra-ASEAN ini harus difasilitasi dengan kehadiran lembaga keuangan, terutama bank yang akan melakukan fasilitasi," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi salah satu perbankan nasional yang tengah menjajaki kerja sama dengan Banco Sentral ng Pilipinas untuk berekspansi ke negara yang dijuluki Negeri Lumbung Padi tersebut.
Muliaman mengungkapkan, Bank Mandiri saat ini memang belum secara resmi menyatakan untuk berekspansi ke Filipina. Namun, bank pelat merah tersebut saat ini sudah mulai menjajakinya.
"Bank Mandiri sudah mulai menjajaki, sedang berbicara dengan berbagai partner bisnis. Tapi secara resmi tentu saja belum," tuturnya.
(dmd)
Lihat Juga :