50% Aset Gelap Dikuasai 0,01% Orang di Dunia

Selasa, 06 Juni 2017 - 06:08 WIB
50% Aset Gelap Dikuasai...
50% Aset Gelap Dikuasai 0,01% Orang di Dunia
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa, berdasarkan data dari Washington Post, diperkirakan bahwa 0,01% dari populasi dunia (high net worth individuals) menguasai sekitar 50% dari seluruh offshore assets di dunia. Artinya, aset tersebut tidak dilaporkan dan tidak kena pajak.

Adapun 25% di antaranya, ujar Sri Mulyani, diperkirakan disembunyikan di luar negeri. Maka, dia meminta agar lembaga terkait betul-betul ikut serta menyukseskan era keterbukaan informasi perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI) tahun 2018 nanti.

Hal ini juga bertepatan dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

"Menurut data dari Boston Consulting Group (2013) terdapat USD8,5 triliun aset yang disembunyikan di negara-negara seperti Swiss, Hong Kong, Singapura, Panama, Luksemburg, dan Uni Emirat Arab," kata Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (6/5/2017).

Adanya data tersebut meyakini bahwa perlu adanya kerja sama antar negara untuk keterbukaan informasi perpajakan ini. Adapun salah satu persyaratan pokok untuk mengimplementasikan AEoI adalah tersedianya legislasi domestik dalam bentuk legislasi primer (setingkat undang-undang) dan legislasi sekunder (peraturan di bawah undang-undang).

"Ini nanti harus sudah berlaku paling lambat pada tanggal 30 Juni 2017," ungkap Sri Mulyani.

Apabila tidak dipenuhi, maka Indonesia dapat dikategorikan sebagai negara yang gagal memenuhi komitmen (failing to meet their commitment). Lebih jauh lagi, dapat dilaporkan sebagai non-cooperative jurisdiction.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dikritik Soal Pajak,...
Dikritik Soal Pajak, Sri Mulyani Maju Terus Pantang Mundur
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Kick Off Sosialisasi...
Kick Off Sosialisasi UU HPP, Sri Mulyani: Reformasi Pajak Dibutuhkan
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Akal Bulus Perusahaan Hindari Pajak
Masih Seret, hingga...
Masih Seret, hingga Agustus Penerimaan Pajak Minus 15,6%
Sri Mulyani Kantongi...
Sri Mulyani Kantongi Rp3,92 Triliun dari Pajak Digital
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
26 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
45 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved