Pemerintah Diminta Jangan Terlalu Lugu Intip Data Nasabah

Kamis, 08 Juni 2017 - 14:40 WIB
Pemerintah Diminta Jangan...
Pemerintah Diminta Jangan Terlalu Lugu Intip Data Nasabah
A A A
JAKARTA - Institute Development of Economic and Finance (Indef) meminta pemerintah tidak terlalu lugu dalam menerapkan kebijakan pertukaran informasi perpajakan dalam kerangka Automatic Exchange of Information (AEoI). Pemerintah harus mengedepankan azas resiprokal dalam memberikan informasi tersebut.

(Baca: Direvisi, Saldo Nasabah yang Diintip DJP Minimal Rp1 Miliar )

Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati mengungkapkan, sejatinya prinsip keterbukaan informasi menjadi kebutuhan Indonesia untuk memperkuat database perpajakan. Sebab, selama ini basis data perpajakan di Tanah Air masih lemah.

"Selama ini basis data kita lemah, sementara kita memilih gunakan sistem self assesment untuk perpajakan. Sehingga keterbukaan ini kami dukung," katanya di Kantor Indef, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Namun, sambung dia, keterbukaan informasi tersebut harus disertai dengan kesetaraan dan keadilan mengenai informasi nasabah perbankan yang dipertukarkan kepada negara lain. Sebab itu, azas resiprokalitas harus diutamakan dalam kaitannya dengan keterbukaan informasi ini.

"Jangan sampai kita lugu-lugu banget, kita berikan semua informasi kita sementara negara lain belum tentu," imbuhnya.

Enny berharap, pemerintah tak lantas memberikan informasi seluas-luasnya kepada negara lain mengenai nasabah perbankan di Tanah Air. Jika mereka membatasi informasi yang diberikan, maka pemerintah Indonesia juga harus melakukan hal sama.

"Dengan kesepakatan ini, semua negara akan berikan informasi yang seluas-luasnya, kayaknya lebay juga. Jaid harus dilihat, kalau mereka tidak berikan informasi yang resiprokal, mestinya kita juga lakukan hal yang sama," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Raup Pajak Rp4,63 Triliun,...
Raup Pajak Rp4,63 Triliun, DJP Terus Jaring Pelaku Usaha Digital
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
19 menit yang lalu
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
32 menit yang lalu
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
35 menit yang lalu
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
50 menit yang lalu
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
4 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
5 jam yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved