Pasca Kasus PT Garam, Mendag Bakal Atur Tata Niaga Impor

Sabtu, 10 Juni 2017 - 01:12 WIB
Pasca Kasus PT Garam,...
Pasca Kasus PT Garam, Mendag Bakal Atur Tata Niaga Impor
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku akan segera berkoordinasi dengan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri BUMN Rini Soemarno terkait tata niaga impor garam.

Hal ini menanggapi adanya dugaan penyimpangan impor garam industri yang dilakukan oleh PT Garam (Persero). PT Garam diduga memperdagangkan garam industri ke konsumen, dan memberikan label pada produknya yang tidak sesuai dengan isinya.

Pada kemasan garam konsumsi yang diproduksi Perseroan, disebutkan bahwa garam tersebut terbuat dari bahan baku lokal, padahal garam tersebut diimpor. Selain itu, garam tersebut diduga terbuat dari bahan baku garam industri yang diimpor oleh Perseroan.

"Saya sudah lapor Pak Menko untuk segera kita mengatur tata niaga garam kemudian Menperin dan Ibu Menteri KKP dengan Ibu Menteri BUMN untuk duduk bersama melihat ini semuanya. Karena impor garam konsumsi satu-satunya hanya PT Garam," katanya usai buka puasa di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Menurutnya, perbaikan tata niaga tersebut termasuk mengetahui mengenai jenis garam yang baik untuk dikonsumsi dan jenis garam untuk industri. Mengingat, ada jenis garam yang ocok untuk konsumsi dengan kadar NHCL lebih rendah dan ada yang lebih tinggi.

Impor garam itu berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kelautan Perikanan dan Kemenperin, maka kita keluarkan izin itu. Tetapi jenis garam itu ada garam untuk konsumsi dengan kadar yang NHCLnya lebih rendah, ada yang lebih tinggi.

"Rasanya kita mau bertanya kepada ahlinya, apakah harus seperti itu. Dan kalau ada perbedaan harga, berapa. Dan dari negara mana, itu kan kita harus duduk dan petakan dulu," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Pemerintah Bakal Membuka...
Pemerintah Bakal Membuka Keran Impor Garam 2021
Nasib, Nasib! Impor...
Nasib, Nasib! Impor Bakal Bikin 1,8 Juta Ton Garam Lokal Tak Terserap
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Indonesia Tak Lagi Impor Garam di 2027
Berita Terkini
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
19 menit yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
1 jam yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
2 jam yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
4 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved