Intip Rekening Rp1 Miliar, Ditjen Pajak Kejar WP Potensial

Sabtu, 10 Juni 2017 - 20:11 WIB
Intip Rekening Rp1 Miliar,...
Intip Rekening Rp1 Miliar, Ditjen Pajak Kejar WP Potensial
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) diyakini bisa lebih fokus dalam mengejar wajib pajak (WP) yang potensial setelah merevisi batas minimum saldo rekening yang wajib dilaporkan Lembaga Keuangan secara otomatis ke Ditjen Pajak. Merubah batas dari saldo nasabah Rp200 juta menjadi Rp1 miliar dinilai ideal karena tidak lagi menyasar kalangan menengah ke bawah.

"Iya sudah ideal. Jadi sebenarnya, psikologi-psikologi itu sudah bisa dimanfaatkan tanpa harus banyak argumen," ujar Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo ketika dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (8/6/2017).

Bahkan, terang dia saldo Rp500 juta pun sebetulnya sudah ideal, dibandingkan dari keputusan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70/PMK.03/2017 awal yakni sebesar Rp200 juta. "Dari data yang sudah ikut tax amnesty, kemudian data LPS bahkan Rp500 juta itu sebenarnya sudah mencerminkan keadilan dan secara psikologis sudah tepat juga," lanjutnya

Karena, sambung Prastowo di batasan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan nasabah prioritas perbankan adalah Rp500 juta. Lalu lapisan penghasilan tertinggi yang dikenakan tarif 30% itu juga Rp500 juta. "Jadi revisi PMK tersebut saya rasanya sejalan dengan apa yang saat ini dibutuhkan oleh DJP dan masyarakat banyak. Ini menurut saya lebih adil dan fokus," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Raup Pajak Rp4,63 Triliun,...
Raup Pajak Rp4,63 Triliun, DJP Terus Jaring Pelaku Usaha Digital
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved