Pemerintah Akan Beri Insentif Industri Pembeli Gas di Masela

Senin, 19 Juni 2017 - 16:13 WIB
Pemerintah Akan Beri...
Pemerintah Akan Beri Insentif Industri Pembeli Gas di Masela
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan akan memberikan insentif untuk industri yang akan menggunakan dan membeli gas di Blok Masela, Maluku Utara. Ini guna mengompensasi harga gas di Masela, yang menurut industri tidak masuk keekonomian.

Inpex selaku operator di Lapangan Abadi mengasumsikan harga keekonomian untuk gas Masela sebesar USD5,86 per MMBTU. Sementara industri menganggap, harga keekonomian gas Masela sebesar USD3 per MMBTU.

Menteri Perindusrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah sebelumnya akan membentuk tim teknis guna mencari opsi harga keekonomian dari Masela. Tim teknis tersbut terdiri dari masing-masing kementerian, yakni Kemenperin, Kementerian ESDM dan Kemenko bidang Kemaritiman.

"Tim itu spesifiknya untuk mencari opsi keekonomian, enggak hanya di LNG tetapi juga di petrokimia," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Sementara itu, Direktur Indutri Kimia Dasar Direktorat Jenderal Industri Tekstil, Kimia dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Muhammad Kayam menambahkan, harga yang ditetapkan untuk gas di Masela hingga saat ini masih USD5,86 per MMBTU. Karena itu, agar industri tertarik maka pemerintah memberikan insentif berupa tax holiday.

"Itu semua tetap pakai itu, tapi bisa dikompensasikan dengan macem macem, misalnya tax holiday, bisa formula banyak. Tapi sementara pakai angka awal. Insentif lain memang ada," imbuhnya.

Menurutnya, cara seperti ini juga dilakukan di negara lain. Pemerintah memberikan insentif agar harga gas tetap mencapai keekonomian. Sehingga, nilai tambah yang didapatkanpun akan lebih besar.

"Memang di negara lain seperti itu, supaya bisa keekonmian, nilai tambahnya kan besar. Jadi artinya, pajaknya juga besar. Di depan harus dibantu," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Menperin Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa beberapa kalangan industri sudah mulai tertarik untuk memanfaatkan potensi gas yang ada di Blok Masela, Maluku Utara.

Setidaknya, ada tiga sektor industri yang akan menggunakan gas dari Lapangan Abadi tersebut untuk kegiatannya. Tiga industri tersebut industri pupuk, industri metanol, dan industri yang memproduksi dimethyl ether (DME).

Saat ini, ketiga industri tersebut tengah menunggu titik lokasi pembangunan kilang Masela sebelum menentukan lokasi mereka membangun pabrik.

"Kalau potensi sudah ada. Pabrik pupuk, methanol, dan dimetyl ether ini gasnya dari Masela. Kalau lokasi pabrik kan tergantung nanti titiknya ada dimana," katanya beberapa waktu lalu.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Blok Masela Jadi Solusi,...
Blok Masela Jadi Solusi, Purbaya Dorong Gas Murah buat Industri
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
Dukung Keberlanjutan...
Dukung Keberlanjutan Pasokan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG Blok Masela
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
2 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved