Jelang Libur Lebaran, IHSG Dibuka Menguat Ikuti Bursa Asia

Kamis, 22 Juni 2017 - 09:15 WIB
Jelang Libur Lebaran,...
Jelang Libur Lebaran, IHSG Dibuka Menguat Ikuti Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Menjelang libur Lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil dibuka menghijau melanjutkan penguatan pada penutupan kemarin. Bursa saham Tanah Air pagi ini naik 12,27 poin setara dengan 0,21% ke level 5.830,82 saat bursa Asia dibuka menguat.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 26,65 poin atau 0,46% ke level 5.818,55 pada saat bursa Asia mayoritas berakhir melemah.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai Rp7,71 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp17,24 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp24,95 miliar. Tercatat 31 saham naik, 5 turun dan 9 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) naik Rp1.050 menjadi Rp79.450, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp300 menjadi Rp27.500, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp200 menjadi Rp49.200.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp150 menjadi Rp15.150, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp50 menjadi Rp8.450, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp50 menjadi Rp10.150.

Seperti dilansir CNBC, Kamis (22/6/2017) bursa saham Asia sedikit menguat pada perdagangan hari ini karena harga minyak naik tipis setelah menyentuh level terendah dalam 10 bulan.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,05% dan di Korea Selatan, Indeks Kospi juga naik 0,07% pada awal perdagangan. Begitu juga di Australia, Indeks S&P/ASX 200 naik 0,55% dengan sektor energi dan material menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah penjualan di sesi sebelumnya.

Sementara itu, Nikkei mematahkan saham kepemilikan yang diajukan oleh konsorsium yang dipimpin pemerintah di bisnis chip memori Toshiba. Konsorsium terpilih sebagai penawar pilihan untuk unit memori kemarin.

Innovation Network Corporation of Japan akan memiliki 50,1% saham dan Development Bank of Japan akan memiliki 16,5%. Bain Capital dan SK Hynix akan memiliki saham 33,4%. Proposal tersebut berpotensi memberi kedua perusahaan tersebut pada hak veto, kata Nikkei.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
6 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
6 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
6 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
6 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
7 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
7 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved