MNC Sky Vision Kantongi Restu Right Issue Rp1,26 triliun

Jum'at, 23 Juni 2017 - 18:54 WIB
MNC Sky Vision Kantongi...
MNC Sky Vision Kantongi Restu Right Issue Rp1,26 triliun
A A A
JAKARTA - PT MNC Sky Vision Tbk. (MSKY) telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggelar rights issue dengan target perolehan dana sekitar Rp1,26 triliun. Direktur Utama MNC Sky Vision Hari Susanto mengatakan pernyataan efektif dari OJK dalam rangka penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) diperoleh pada Kamis (22/6/2017).

"Rencana rights issue perseroan dalam rangka meningkatkan profitabilitas. Perseroan membutuhkan modal kerja yang semakin besar," katanya dalam paparan publik yang digelar di MNC Tower Jakarta, Jumat (23/6/2017).

Emiten bersandi saham MSKY tersebut berencana melakukan penawaran umum terbatas (PUT) I dengan HMETD sebanyak-banyaknya 1,29 miliar lembar saham. Saham baru tersebut memiliki nominal Rp100 per lembar.

Jika dihitung, harga saham MSKY per 22 Juni 2017 senilai Rp980 per lembar, maka perolehan dana diproyeksi mencapai Rp1,26 triliun. Dana hasil penerbitan saham baru tersebut akan digunakan untuk pelunasan pinjaman dan modal kerja.

"Rencana penggunaan dana, sebesar Rp719 miliar akan digunakan untuk pelunasan utang uang muka setoran modal kepada PT Sky Vision Network. Sisanya untuk modal kerja," kata dia.

Adapun, pemilik merek televisi berlangganan Indovision, Oke Vision, dan Top TV, tersebut, membidik target pertumbuhan pendapatan sebesar 5%-10% pada tahun ini. Jumlah pelanggan aktif ditargetkan meningkat 150.000 dan bertambah 1,5 juta home pass.

Pada saat bersamaan, Direktur Global Mediacom David Fernando Audy menambahkan, rencana privatisasi MNC Sky Vision sebagai anak usaha BMTR belum ada perkembangan baru. Rencana go private yang telah disebutkan sebelumnya belum terealisasi. "Sepertinya agak sulit delisting, terus terang Bursa Efek Indonesia inginnya lebih banyak perusahaan yang melantai di bursa, bukan malah delisting," imbuhnya.

Untuk sementara, kata dia, manajemen masih akan melihat perkembangan ke depan. Manajemen BMTR sebagai induk perusahaan MSKY belum memutuskan untuk melanjutkan atau tidak terhadap rencana privatisasi tersebut. Sementara, rencana divestasi saham PT Sky Vision Network (SVN) juga belum dapat dipastikan bakal terlaksana tahun ini.

David memastikan hingga saat ini pihaknya masih mencari dan menjajaki sejumlah peluang terhadap beberapa perusahaan yang akan menjadi investor strategis."Namun sampai saat ini kami belum mendapatkan investor yang confirm untk Sky Vision Network," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC Vision Berikan Bantuan...
MNC Vision Berikan Bantuan Sembako hingga Kebutuhan Medis ke Rumah Singgah Sani Depok
MNC Sky Vision Optimistis...
MNC Sky Vision Optimistis Jumlah Pelanggan Naik Dua Kali Lipat
Ketua Rumah Singgah...
Ketua Rumah Singgah Sani Depok: Donasi MNC Vision Sangat Membantu Anak-anak
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, MNC Sky Vision Bidik Jutaan Pelanggan lewat Jaringan LCO
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Catat Laba Bersih Rp101,3 Miliar
MNC Sky Vision Siap...
MNC Sky Vision Siap Luncurkan Layanan Addressable TV Advertising Tahun Depan
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
11 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
48 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved