Wall Street Merosot Tajam Saat Kejatuhan Saham Teknologi Berlanjut

Jum'at, 30 Juni 2017 - 09:17 WIB
Wall Street Merosot...
Wall Street Merosot Tajam Saat Kejatuhan Saham Teknologi Berlanjut
A A A
NEW YORK - Wall Street jatuh sangat dalam pada perdagangan kemarin waktu setempat, ketika indeks S&P 500 dan Industrials Dow merosot tajam dengan persentase harian terburuk dalam kurang lebih enam pekan. Hal ini imbas dari penurunan saham teknologi yang melebihi sektor perbankan.

Sektor teknologi SPLRCT yang telah mencetak keuntungan mencapai 8% sepanjang tahun ini, pada perdagangan Kamis (29/6) kehilangan 1,8% dan menjadi kinerja terburuk. Penurunan saham teknologi terjadi pada perusahaan besar, termasuk Apple (AAPL. O) dan Microsoft (MSFT. O) yang memimpin kejatuhan indeks S & P.

Sementara sektor keuangan dan energi berada dalam tren positif, saat investor kemungkinan mulai beralih. "Ekuitas AS mungkin akan tetap mendekati rekor dalam beberapa waktu ketika tak ada keyakinan pasar. Tanpa stimulus untuk mendorong lebih tinggi, ekuitas harus me-reset dan itulah yang dilakukan hari ini," ucap Strategi Pasar Global Advisory Group, Peter Kenny.

Tercatat Dow Jones Industrial Average (DJI) jatuh 167,58 poin atau 0,78% ke level 21.287,03 saat S & P 500 kehilangan 20,99 poin yang setara 0,86% menjadi 2.419,7. Sedangkan komposit Nasdaq turun 90,06 poin atau 1,44% ke posisi 6.144,35.

Nasdaq ditutup cukup rendah untuk pertama kalinya sejak tanggal 13 April, ketika minimnya dukungan teknis. Investor ekuitas mungkin khawatir tentang kenaikan suku bunga secara global dan komentar hawkish dari Bank Sentral menandai awal dari akhir kelonggaran kebijakan moneter. Saat periode kuartal kedua tahun ini mulai mendekat, pasar mengalami volatile dalam beberapa hari terakhir.

Hanya pada tengah pekan kemarin, Nasdaq tech telah memposting hari terbaik sejak November 7. Sektor keuangan menjadi titik terang bagi pasar saham dengan kenaikan 0,7%. Saham perbankan mendapatkan dukungan setelah Federal Reserve AS menyetujui rencana bank untuk meningkatkan pembayaran dividen dan buybacks di bawah program stress test tahunan. Saham Wells Fargo (WFC. N) naik 2,7% sementara Citigroup (C.N) memperoleh tambahan 2,8%.

Sektor Energi merangkak 0,1% lebih tinggi ketika harga minyak membaik setelah penurunan produksi minyak mentah AS secara mingguan cukup meredakan kekhawatiran tentang banjir pasokan global. Investor dinilai telah prihatin tentang pertumbuhan ekonomi AS ketika Fed menaikkan suku bunga dari tingkat yang sangat rendah. Data menunjukkan ekonomi AS melambat pada kuartal pertama, dari perkiraan awal sebelumnya.

Beberapa saham berakhir mendatar seperti Blue Apron Holdings (APRN.N) dipengaruhi rencana Amazon.com (AMZN.O) untuk membeli WFM. N. Saham Nike (NKE.N) naik setelah sempat merosot. Sekitar 7,9 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin waktu setempat, atau di atas rata-rata harian sekitar 7,3 miliar saham dalam 20 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
30 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
54 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved