Waspadai Sentimen Negatif, Menkeu Hati-hati Susun APBN 2018

Senin, 03 Juli 2017 - 20:19 WIB
Waspadai Sentimen Negatif,...
Waspadai Sentimen Negatif, Menkeu Hati-hati Susun APBN 2018
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk menyusun APBN 2018, harus memperhatikan beberapa sentimen baik domestik dan internasional. Namun, perlu disadari bahwa perbaikan ekonomi global mulai terlihat di kuartal IV/2016, dan berlanjut di kuartal I/2017.

Sementara, untuk yang negatif, ada beberapa hal yang harus diwaspadi, terlebih lagi terkait isu internasional yang terus bergerak.

"Kami tetap sampaikan seperti kami sampaikan di pokok kebijakan ekonomi makro kami. Yang positif, growth perekonomian global yang positif di kuartal IV terus berlanjut di kuartal I/2017 ini. Yang negatif, kami masih lihat perkembangan kebijakan perdagangan karena internasional tidak disebut pulih secara cepat," katanya di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Pihaknya akan melihat secara teliti terkait sustainable ekspor perdagangan karena ekspor merupakan mesin penggerak ekonomi Indonesia. Kemudian untuk masalah geopolitik di negara timur tengah juga menjadi perhatian.

"Kami lihat kondisi geopolitik baik middle east seperti Qatar dengan negara teluk dan Korea Utara dengan negara sekitarnya, dan tentu saja terorisme," ujar dia.

Untuk sentimen eksternal di konteks region, Sri Mulyani akan melihat adjustment ekonomi di China, Korea Selatan, dan Jepang yang merupakan negara yang memengaruhi Asia Timur.

"Terakhir, kebijakan moneter di negara maju apakah The Fed, ECB, atau central bank terutama di China dan Jepang karena akan pengaruhi suku bunga secara global," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mencoba Peruntungan...
Mencoba Peruntungan Baru, Alya Nurshabrina Luncurkan Fall Into Place
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
26 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
Libur Lebaran 28 Maret-1...
Libur Lebaran 28 Maret-1 April 2025, Waspadai Banjir Rob Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved