Pemerintah Perbesar Porsi SBN Menjadi Rp467,3 Triliun

Jum'at, 07 Juli 2017 - 18:04 WIB
Pemerintah Perbesar...
Pemerintah Perbesar Porsi SBN Menjadi Rp467,3 Triliun
A A A
JAKARTA - Pemerintah memperbesar porsi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) pada tahun ini. Meski baru rencana, namun angkanya dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2017, penerbitan SBN ditargetkan mencapai Rp467,3 triliun.

Angka ini ternyata lebih besar dibandingkan target penerbitan SBN APBN 2017 yang hanya Rp400 triliun. Adapun outlook dari penerbitan SBN hingga akhir tahun ini mencapai Rp433 triliun. Artinya, target penerbitan SBN pada tahun ini berada pada kisaran Rp433 triliun hingga Rp467,3 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memberikan alasan, peningkatan jumlah SBN ini dimaksudkan untuk meningkatkan belanja produktif. Dengan begitu, maka ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih tinggi pada tahun ini.

"Langkah ini diambil karena untuk menaikkan belanja yang produktif," kata Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (7/6/2017).

Darmin menjelaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika utang bertambah. Meski utang pemerintah selalu bertambah setiap tahunnya, kata Darmin, pemerintah juga tetap dapat melunasi utang jatuh tempo. Maka, dengan begitu, penambahan utang ini juga seiring dengan penurunan utang pemerintah.

"Tapi yang dibayar juga ada. Jangan melihat itu hanya naik begitu saja, yang berkurang juga (karena kita lunasi)," kata Darmin.

Seperti diketahui, pemerintah dalam RAPBN-P 2017 memperkirakan defisit mencapai 2,92%. Perkiraan ini lebih tinggi dibandingkan di APBN 2017 sebesar 2,41%.

Pemerintah pun butuh sumber pendanaan untuk mencukupi kebutuhan belanja negara yang pada RAPBN-P 2017 mencapai Rp2.111,4 triliun. Untuk itu, penerbitan SBN menjadi salah satu opsi. Opsi ini juga dipilih untuk menghindari adanya pemangkasan anggaran belanja secara besar-besaran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
44 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
44 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
59 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved