Dow Jones Lesu, Indeks S&P dan Nasdaq Ditutup Naik Tipis

Selasa, 11 Juli 2017 - 07:52 WIB
Dow Jones Lesu, Indeks...
Dow Jones Lesu, Indeks S&P dan Nasdaq Ditutup Naik Tipis
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup mixed (variatif), di mana Indeks Dow Jones turun dan Indeks S&P 500 serta Nasdaq naik tipis dipimpin kenaikan sektor teknologi karena investor optimistis menjelang laporan keuangan emiten.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (11/7/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 5,82 poin atau 0,03% ke level 21.408,52, Indeks S & P 500 naik 2,25 poin atau 0,09% menjadi 2.427,43 dan Nasdaq Composite bertambah 23,31 poin atau 0,38% ke level 6.176,39.

Sektor teknologi pada Indeks S & P 500 naik 0,8% diikuti oleh kenaikan 0,6% pada sektor material. Emiten teknologi diperkirakan memiliki pertumbuhan pendapatan terkuat untuk kuartal kedua, menurut data Thomson Reuters.

"Anda memiliki sedikit aksi jual di sektor teknologi selama beberapa minggu terakhir. Ini menunjukkan bahwa investor mungkin melihat peluang untuk masuk saat kita memasuki musim laporan pendapatan," kata Jeff Carbone, managing partner di Cornerstone Financial Partners.

Perusahaan AS telah mulai merilis pendapatan kuartal kedua, dengan laporan pekan ini dari bank-bank besar AS termasuk JPMorgan Chase (JPM.N), Wells Fargo (WFC.N) dan Citigroup (C.N). Pendapatan S & P 500 diproyeksikan naik 7,9% pada kuartal kedua dibandingkan dengan tahun lalu.

Dalam sebuah kemenangan signifikan bagi industri perbankan, Federal Reserve akhir bulan lalu menyetujui rencana dari 34 bank AA terbesar untuk menggunakan modal ekstra untuk pembelian kembali saham, dividen dan keperluan lainnya.

Sektor kesehatan turun 0,3% karena investor menunggu kejelasan mengenai perombakan perundang-undangan perawatan kesehatan yang diajukan di Washington.

Saham Snap (SNAP.N) turun di bawah harga IPO mereka sebesar USD17 untuk pertama kalinya, mencapai level terendah USD16,95. Saham ditutup pada level USD16,99, turun 1,1%. Snap adalah daftar teknologi AS terpanas di tahun-tahun ketika go public pada Maret.

Kesaksian tengah tahunan Ketua Fed Janet Yellen mungkin menjadi sorotan pekan ini bagi investor yang mencari isyarat mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut. Dia akan bersaksi pada Rabu dan Kamis.

Saham Amazon.com Inc (AMZN.O) naik 1,8% menjadi USD996,47. Saham Best Buy (BBY.N) turun 6,3% menjadi USD54,23 karena adanya berita bahwa Amazon berencana untuk menggelar pesaing Geek Squad.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
8 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
22 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
23 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
36 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
49 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved