Soal Stok Beras, Bulog Jabar Pastikan Aman hingga 2018

Kamis, 13 Juli 2017 - 21:03 WIB
Soal Stok Beras, Bulog...
Soal Stok Beras, Bulog Jabar Pastikan Aman hingga 2018
A A A
BANDUNG - Kepala Bulog Divisi Regional Jawa Barat Abdul Muis Ali memastikan stok beras di Jawa Barat aman hingga 2018. Bahkan, Jabar bisa menyuplai ke provinsi lain.

"Soal stok, kami jamin aman. Masyarakat tidak usah khawatir. Ketersediaan beras kami cukup hingga 2018. Volumenya pun akan terus bertambah, seiring masuknya musim panen gadu," kata dia, Kamis (13/7/2017).

Menurut Abdul, setiap tahunnya, Bulog Jabar minimal mampu menyerap sekitar 600.000 ton beras. Sekitar 350.000 ton yang di konsumsi. Antara lain untuk raskin rumah tangga sasaran (RTS) sekitar 35.000 ton per bulan. "Sisasanya untuk cadangan bila terjadi bencana dan kebutuhan tak terduga lainnya," terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, tahun ini pihaknya optimistis mampu menyerap sekitar 577.000 ton beras. Saat ini, target serapan beras telah mencapai 50% atau sekitar 255.000 ton. Jumlah tersebut akan terus naik, seiring akan datangnya panen gadu atau panen musim kemarau.

"Kami sangat optimistis. Saat ini saja, kami mampu menyerap antara 3.000-4.000 ton beras per hari. Kalau ini stabil selama dua bulan ke depan, kami bisa menyerap sekitar 100.000 ton," kata dia. Sementara, panen diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

Menurut dia, banyak upaya yang dilakukan Bulog Jabar untuk memaksimalkan serapan beras di tingkat petani. Salah satunya menggandeng mitra setrategis penggilingan. Bulog pun langsung jemput bola ke petani-petani untuk mendapatkan beras kualitas premium.

"Sebenarnya dari total produksi padi di Jawa Barat, kami hanya menyerap sekitar 10%. Sisanya masuk ke yang lain," timpal dia. Diketahui, produksi beras Jabar diperkirakan lebih dari 1,2 juta ton per tahun.

Sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produksi beras juga cukup berdampak positif. Program intensifikasi dan ekstensifikasi cukup berhasil. Salah satu indikasi keberhasilan itu salah satunya berhentinya importasi beras Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Beras Langka di Pasar...
Beras Langka di Pasar Ritel Modern, Bos Bulog Bilang Begini
Stok Cadangan Beras...
Stok Cadangan Beras Bulog Menipis, Ini Biang Keladinya!
Buntut Beras Bulog Hilang...
Buntut Beras Bulog Hilang 500 Ton, Kepala Gudang Dicopot
Hadapi Ramadhan dan...
Hadapi Ramadhan dan Lebaran, Bulog Aceh Pastikan Pasokan Pangan Surplus
Berita Terkini
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
13 menit yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
18 menit yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
28 menit yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
1 jam yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
1 jam yang lalu
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved