BI Dorong Daerah Mencari Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 13 Juli 2017 - 22:15 WIB
BI Dorong Daerah Mencari...
BI Dorong Daerah Mencari Pertumbuhan Ekonomi Baru
A A A
BALIKPAPAN - Bank Indonesia (BI) menyatakan daerah-daerah penghasil komoditas jangan terlena dengan hanya mengandalkan hasil buminya sebagai sumber perekonomian. Pasalnya, saat ini harga komoditas belum stabil seiring perekonomian global yang tidak menentu.

Kepala Departemen Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo mengatakan kondisi ini bisa berdampak kepada daerah-daerah yang hanya mengandalkan ekspor komoditas sebagai sumber perekonomian. Untuk itu, BI mendorong daerah mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Bagaimana mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru, apakah dari sektor jasa, pariwisata (eco tourism) untuk mendorong sumber pertumbuhan perekonomian di daerah-daerah komoditas,” ujarnya, di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (13/7/2017).

Dody mengungkapkan, ada beberapa daerah penghasil komoditas yang menjadi perhatian utama, yakni Kalimantan Timur, Papua dan Aceh. Perekonomian ketiga daerah ini, sering mengalami gejolak ketika komoditas mengalami penurunan.

"Kaltim, Papua, Aceh itu daerahnya kaya akan sumber daya alam, tapi mengalami pertumbuhan ekonomi yang melambat dan terkontraksi. Daerah-daerah ini terkonsentrasi di SDA 40 hingga 50 persen. Dan Kaltim yang paling kena dampak terburuk," ucapnya.

Melihat hal ini, BI besama Pemerintah Pusat dan Daerah terus berkoordinasi mendorong daerah-daerah tersebut agar bisa mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru selain sektor komoditas. Dengan begitu, diharapkan ketika harga komoditas merosot, maka daerah-daerah itu bisa mengandalkan sektor lain.

Adapun koordinasi yang dilakukan BI, Pempus dan Pemda tertuang dalam Rapat Koordinasi Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan BI (Rakorpusda) yang diselenggarakan di Kaltim dengan tema "Mendorong Strategi Kebijakan Diversifikasi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Daerah Untuk Menjaga Momentum Perbaikan Ekonomi Nasional".
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kelola Likuiditas BI-Fast,...
Kelola Likuiditas BI-Fast, Bank Jambi dan Bank Jambi Syariah Gandeng bank bjb
Tito Karnavian Menaruh...
Tito Karnavian Menaruh Harapan Besar ke Bank Pembangunan Daerah
Ajang Apresiasi Nasabah...
Ajang Apresiasi Nasabah dan Pemersatu Seluruh Bank Daerah di Indonesia
Kinerja Positif dan...
Kinerja Positif dan Inovatif, Bank DKI Raih Penghargaan Indonesia Best Bank 2024
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved