Rupiah Melanjutkan Penguatan ke Rp13.326 per USD

Senin, 17 Juli 2017 - 17:26 WIB
Rupiah Melanjutkan Penguatan...
Rupiah Melanjutkan Penguatan ke Rp13.326 per USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin (17/7/2017) berakhir menguat. Kurs rupiah di pasar spot Bloomberg ditutup naik 13 poin atau 0,10% ke Rp13.326 per USD, dibanding angka di akhir pekan lalu di Rp13.339 per USD.

Awal perdagangan, mata uang NKRI dibuka menguat 31 poin atau 0,23% ke level Rp13.308 per USD. Dan sepanjang Senin ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.306-Rp13.330 per USD.

Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada hari ini berakhir di level Rp13.326 per USD, terapresiasi 11 poin dari posisi penutupan di akhir pekan sebesar Rp13.337 per USD. Hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.298-Rp13.337 per USD.

Sementara data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada Senin ini pulang di level Rp13.337 per USD. Pagi hari, rupiah dibuka di level Rp13.311 per USD, terapresiasi 22 poin dari posisi Jumat lalu di Rp13.333 per USD.

Rupiah berhasil menguat seiring dengan meringkuknya USD. Selain itu, data ekonomi Indonesia yang ciamik, dimana BPS pada hari ini melansir neraca perdagangan Indonesia selama Juni 2017 mengalami surplus USD1,63 miliar. Pada semester I 2017, yakni Januari-Juni, total ekspor Indonesia sebesar USD79,96 miliar dan impor sebesar USD72,33 miliar.

Melansir dari Reuters, dolar AS terkulai setelah data inflasi Amerika yang rendah ditambah dengan berita dari China, dimana PDB kuartal II 2017 mereka melampaui perkiraan dengan mencapai 6,9%. Berita ekonomi China yang optimis sementara prospek pengetatan kebijakan di AS hanya bertahap, membuat investor menaruh mata uang pada imbal hasil lebih tinggi.

"Bagaimana pun juga China adalah negara ekonomi terbesar kedua di planet ini," kata Craig James, kepala ekonom di fund manager CommSec di Sydney, Australia.

Indeks USD terhadap mata uang utama dunia berada di level 95,212. Membuat euro melayang di level USD1,1458 EUR, setelah sebelumnya berada di USD1,1489 EUR. Namun USD berhasil menguat sedikit terhadap yen Jepang menjadi 112,64.

Rilis harga konsumen dan penjualan ritel di Amerika pada akhir pekan lalu yang melemah, membuat tanda tanya atas pernyataan Federal Reserve bahwa inflasi akan segera pulih. "Ini membuat The Fed harus berhati-hati dan pasar yang sedikit mengherankan telah menurunkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini," kata ekonom ANZ David Plank.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
24 menit yang lalu
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
45 menit yang lalu
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
9 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
10 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
10 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved