Bangun LRT, KAI Butuh Suntikan Dana Rp7,6 Triliun hingga 2018

Rabu, 19 Juli 2017 - 20:30 WIB
Bangun LRT, KAI Butuh...
Bangun LRT, KAI Butuh Suntikan Dana Rp7,6 Triliun hingga 2018
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan bahwa PT Kereta Api Indonesia (Persero) membutuhkan suntikan dana sekitar Rp7,6 triliun hingga 2018 untuk pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Untuk itu, pemerintah akan mengajukan suntikan dana penyertaan modal negara (PMN) kepada perseroan hingga tahun depan.

(Baca Juga: Sri Mulyani Minta Restu DPR Suntik PMN ke Proyek LRT )

Hari ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan meminta restu kepada Komisi VI DPR RI terkait pengajuan PMN kepada KAI senilai Rp2 triliun, yang akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Sri Mulyani mengatakan, injeksi kepada BUMN perkeretaapian ini akan berseries hingga tahun depan.

"Secara singkat, injeksi ini merupakan injeksi berseries dari KAI karena untuk bisa menjalankan fungsi dan investasi ini, ekuitas masih harus mendapatkan injeksi sampai 2018. Sehingga kami akan mengajukan PMN untuk KAI sampai 2018," katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Dari kebutuhan anggaran Rp7,6 triliun tersebut, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebutkan bahwa perseroan telah memperoleh dana dari realokasi PMN 2015 yang sebelumnya diperuntukkan bagi proyek Kereta Api Trans Sumatera senilai Rp2 triliun. Selain itu, pemerintah telah mengajukan tambahan PMN senilai Rp2 triliun di APBN-P 2017.

"Akhirnya KAI akan butuh Rp7,6 triliun PMN. Rp2 triliun sudah didapatkan dari realokasi PMN 2015 KA Trans SUmatera. Rp2 triliun dari APBNP 2017 dan Rp3,6 triliun akan kami ajukan di PMN 2018," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LRT Jabodebek Menuju...
LRT Jabodebek Menuju Operasional di 2022, Begini Progresnya
LRT Ditarget Mulai Beroperasi...
LRT Ditarget Mulai Beroperasi 2022, Intip 18 Lokasi Stasiunnya
Beroperasi Agustus 2022,...
Beroperasi Agustus 2022, Usulan Tarif LRT Jabodebek Rata-rata Dipatok Rp15.000
LRT Bali Bakal Dibangun...
LRT Bali Bakal Dibangun Bawah Tanah, Butuh Biaya Rp9 Triliun
Kereta LRT Jabodetabek...
Kereta LRT Jabodetabek Sudah Selesai Diproduksi INKA, Ini Tahapan Selanjutnya
Pengalaman Naik Kereta...
Pengalaman Naik Kereta LRT Buatan Dalam Negeri: Halus dan Minim Getaran
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
7 menit yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved