Menko Darmin Komentari Kasus Beras Oplosan

Minggu, 23 Juli 2017 - 14:03 WIB
Menko Darmin Komentari...
Menko Darmin Komentari Kasus Beras Oplosan
A A A
JAKARTA - Menanggapi terungkapnya kasus pengoplosan beras medium yang dijual sebagai beras premium oleh PT Indo Beras Utama (IBU), Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan agar membiarkan hukum berjalan. Sebelumnya Satgas Pangan Polri melakukan penggerebekan gudang milik PT IBU yang berisi 1.161 ton beras di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui komposisi beras 'Maknyuss' dan 'Cap Ayam Jago' yang diproduksi perusahaan ternyata tidak sesuai dengan apa yang tercantum pada label. Hal ini didasarkan pada hasil laboratorium pangan terhadap kedua merek beras tersebut. Perusahaan juga dinilai menetapkan harga pembelian gabah di tingkat petani yang jauh di atas harga pemerintah dapat berakibat pelaku usaha lain tidak bisa bersaing.

"Saya tidak mengikuti dengan dekat jadi saya agak terbatas secara teknis pengetahuannya mengenai hal ini. Tapi prosesnya kan sedang berjalan, ya biar saja dan nanti melalui proses itu akan dibuktikan apa yang terjadi," ujar Menko Darmin di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (23/7/2017).

Lebih lanjut dia mengingatkan ketika proses hukum sudah berjalan, diharapkan untuk tidak terlalu ikut campur secara mendalam. Lantaran menurutnya semua belum dibuktikan kebenarannya dan masyarakay juga harus menunggu pembelaan dari si tertuduh. Ia juga menerangkan bahwa perusahaan terduga juga memiliki hak untuk membela.

"Biar berjalan, nanti kita akan lihat apa yang mereka lakukan, pelanggaran yang terjadi atau bagaimana pembelaan diri dari perusahaan yang dituduh. Karena semua itu kita harus dengan hati terbuka juga untuk mengecek berdasarkan bukti jelas," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved