Ini Skenario Pemulihan Ekonomi Global

Senin, 24 Juli 2017 - 20:33 WIB
Ini Skenario Pemulihan...
Ini Skenario Pemulihan Ekonomi Global
A A A
JAKARTA - Ekonom Standard Chartered Aldian Taloputra mengatakan, skenario utama pemulihan ekonomi global adalah melalui pengetatan yang dilakukan secara moderat dan hal lainnya akan berjalan sesuai rencana tahun 2017. Namun demikian, kebijakan moneter bergerak dengan lamban dan perekonomian dapat menunjukkan tanda perlambatan tahun depan.

Kinerja ekonomi di daerah bermata uang euro dikatakannya membaik dan pertumbuhannya di atas potensi. Permintaan domestik semakin kuat, sementara negara-negara di wilayah selatan masih menghadapi tantangan, dan lapangan pekerjaan kembali tumbuh seperti sebelum saat krisis.

"Bank juga memprediksi terjadinya pengetatan moneter di negara bermata uang euro dalam bentuk QE tapering. Namun demikian, hal ini diprediksi tidak akan terjadi sebelum tahun depan dan bank melihat pertumbuhan H2 tahun 2017 masih akan tumbuh di atas tren," ujarnya di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Bahkan tahun depan, Aldian memprediksi ECB akan mengambil pendekatan yang sangat moderat terkait QE tapering. Bank juga dinilai tidak mengantisipasi akan terjadi kenaikan tingkat suku bunga di negara bermata uang euro sebelum tahun 2019.

"Sikap yang lunak terhadap moneter seharusnya memberikan ruang bagi ekonomi negara bermata uang euro untuk tumbuh dan lepas dari titik suku bunga yang mengecewakan paska krisis keuangan," katanya.

Sementara, dia menambahkan, China menargetkan pertumbuhan sebesar 6,5% pada tahun 2017 dan pertumbuhan kuartal I 2017 telah mencapai 6,9%. Hal ini memberikan Bank Sentral China (The People's Bank of China) ruang untuk mengetatkan kebijakan moneter dan pertumbuhan kredit.

Meski pertumbuhan menjadi prioritas, kinerja kuat di kuartal I 2017 memungkinan regulator untuk fokus pada prioritas lain seperti membayar utang dengan cepat agar neraca tetap seimbang.

"Bank memprediksi pengetatan moneter akan berdampak pada pertumbuhan yang sedikit lebih rendah pada kuartal II 2017," pungkas Aldian.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Data S&P Global Ungkap...
Data S&P Global Ungkap Ekonomi Zona Euro Berisiko Dihantam Resesi Ekonomi
Rem Utang Jerman Blong,...
Rem Utang Jerman Blong, Ekonomi Zona Euro dalam Bahaya
McLaren Kenalkan Mesin...
McLaren Kenalkan Mesin Baru, Tenaga Lebih Besar & Lolos Euro7
Ikuti Jejak AS, Bank...
Ikuti Jejak AS, Bank Sentral Eropa Kerek Suku Bunga ke Rekor Tertinggi Sejak Tahun 2000
Harga Energi Meroket,...
Harga Energi Meroket, Inflasi Zona Euro Capai Rekor Tertinggi
Berada dalam Zona Positif,...
Berada dalam Zona Positif, Apindo Minta Dunia Usaha Tetap Waspada
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved