Wall Street Mixed Saat Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi

Selasa, 25 Juli 2017 - 08:09 WIB
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir mixed, ketika komposit Nasdaq mencetak rekor tertinggi. Laporan penghasilan perusahaan teknologi menjadi sentimen positif, sedangkan Dow Jones dan Indeks S&P menyusut terimbas sektor kesehatan.

Saham Google alfabet (GOOGL.O), menjadi salah satu yang terbang tinggi. Sektor SPLRCT tercatat telah mengungguli semua sektor utama tahun ini. "Sektor teknologi adalah sektor yang terus meningkat sepanjang tahun ini," kata Kepala Investasi Huntington John Augustine,

Beberapa perusahaan teknologi seperti Netflix (NFLX.O) juga mencatatkan hasil positif, sedangkan Amazon (AMZN. O) dan Facebook (FB. O) baru akan melaporkan akhir pekan ini. Sektor keuangan dan teknologi menjadi dua sektor dari 11 sektor S & P yang berakhir pada teritori hijau.

Dow Jones Industrial Average (DJI) tercatat jatuh 66,9 poin atau 0,31% ke level 21.513,17 dan indeks S & P 500 kehilangan 2,63 poin atau 0,11% menjadi 2.469,91. Sedangkan komposit Nasdaq bertambah 23,05 poin yang setara dengan 0,36% ke posisi 6.410,81.

Sementara beberapa saham yang mengalami pelemahan yakni Johnson & Johnson (JNJ. N) usai merosot 1,7% untuk menjadi beban berat bagi S & P 500 dan Dow Jones. Saham lainnya seperti Halliburton (HAL. N) jatuh 4,2% setelah perusahaan penyedia ladang minyak memperingatkan tentang pemerataan pertumbuhan rig Amerika Utara.

Saham Hasbro juga menyusut 9,4% setelah laporan produsen mainan tersebut tidak terlalu bagus. Hibbett Sport (HIBBO) juga terguling 33,5% ketika sebagian produsen alat-alat olahraga mendapatkan tekanan seperti Dick Sporting (DKS.N), Foot Locker (FL.N) serta Finish Line (FINL.O).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved