Penguatan IHSG Diprediksi Akan Tertahan
Rabu, 26 Juli 2017 - 08:24 WIB
Penguatan IHSG Diprediksi Akan Tertahan
A
A
A
JAKARTA - Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, diperkirakan akan terbatas dengan range di kisaran level 5.765-5.855. Lebih lanjut Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan, bursa saham Tanah Air bergerak menguat pasca rebound pada support MA50 hingga menguji MA7 pada hari ini.
Sambungnya pola penguatan secara teknikal masih cenderung terbuka hingga batas pesimis pada upper bollinger bands. "Indikator Stochastic terkonsolidasi positif dengan pergerakan mendatar dari RSI menguji dorongan peluang penguatan pasca terkonfirmasinya whipsaw," ujar Lanjar di Jakarta, Rabu (26/7/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat 11,95 poin sebesar 0,21% di level 5.813,53 dengan 141 saham mengalami penguatan. Indeks sektor infrastruktur memimpin penguatan setelah TLKM dan JSMR ditutup menguat. Singgungan pemerintah terhadap infrastruktur mulai kembali gencar.
Di mana Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berencana menarik investasi pihak swasta untung menanggulangi anggaran yang terbatas pada APBN karena nilai kebutuhan investasi infrastruktur pun disebut cukup besar hingga mencapai USD500 miliar dan memiliki 245 proyek infrastruktur yang termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional di tingkat nasional maupun daerah.
"Net sell investor asing kian lebar dimana terjadi net sell Rp1,4 triliun pada pasar negosiasi dan net sell Rp252,72 miliar pada pasar reguler," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya adalah PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA), BBCA dan BBRI. Selanjutnya saham lainnya yang juga patut dicermati yakni BBTN, JSMR, PGAS, WIKA, GGRM, HMSP, dan TLKM.
Sambungnya pola penguatan secara teknikal masih cenderung terbuka hingga batas pesimis pada upper bollinger bands. "Indikator Stochastic terkonsolidasi positif dengan pergerakan mendatar dari RSI menguji dorongan peluang penguatan pasca terkonfirmasinya whipsaw," ujar Lanjar di Jakarta, Rabu (26/7/2017).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat 11,95 poin sebesar 0,21% di level 5.813,53 dengan 141 saham mengalami penguatan. Indeks sektor infrastruktur memimpin penguatan setelah TLKM dan JSMR ditutup menguat. Singgungan pemerintah terhadap infrastruktur mulai kembali gencar.
Di mana Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berencana menarik investasi pihak swasta untung menanggulangi anggaran yang terbatas pada APBN karena nilai kebutuhan investasi infrastruktur pun disebut cukup besar hingga mencapai USD500 miliar dan memiliki 245 proyek infrastruktur yang termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional di tingkat nasional maupun daerah.
"Net sell investor asing kian lebar dimana terjadi net sell Rp1,4 triliun pada pasar negosiasi dan net sell Rp252,72 miliar pada pasar reguler," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya adalah PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA), BBCA dan BBRI. Selanjutnya saham lainnya yang juga patut dicermati yakni BBTN, JSMR, PGAS, WIKA, GGRM, HMSP, dan TLKM.
(akr)
Lihat Juga :