Mendesak, Pemerintah Tugaskan PT Garam Impor 75.000 Ton

Jum'at, 28 Juli 2017 - 16:13 WIB
Mendesak, Pemerintah...
Mendesak, Pemerintah Tugaskan PT Garam Impor 75.000 Ton
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, kebutuhan bahan baku untuk garam konsumsi sudah mendesak. Pemerintah langsung menugaskan PT Garam untuk melakukan impor hingga sebanyak 75.000 ton dari Australia.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan, keputusan itu diambil setelah rapat antar kementerian. Koordinasi soal garam ini berada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Kebutuhan mendesak tugaskan PT Garam impor garam bahan baku untuk garam konsumsi, itu istilahnya. Kami tugaskan impor 75.000 ton setelah melakukan berbagai pertimbangan hasil duduk bersama antara kementerian dan lembaga yang dikoordinasi KKP tentang produksi dalam negeri," terangnya di Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Di tempat yang sama, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Pol Agung Setya menyampaikan, pihaknya sebagai bagian dari Satgas Pangan akan terus mengawasi pengadaan impor tersebut. Jangan sampai ada kebocoran di salah satu wilayah.

"Penugasan kami dari Satgas Pangan ada dari KKP juga kita kawal, dampingi pengadaan garam sampai ke end user. Kita ingin pastikan proses enggak ada rembesan di daerah," tutur dia.

Agung menyampaikan, impor seharusnya bisa terlakasana sesuai yang diharapkan. Sehingga, distribusi garam berlangsung lancar. "Ini kita harap berjalan baik dan distribusi garam lancar sampai tujuan," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
PT PP (Persero) Tbk...
PT PP (Persero) Tbk Bantu 25.000 Masker Medis untuk Polda Sulut
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved